Senin, 14 Maret 2016

Metodologi Pembelajaran IPA

Metodologi Pembelajaran IPA
Judul buku : Metodologi Pembelajaran IPA
Penulis : Asih Widi Wisudawati dan Eka Sulistyowati
Penerbit : PT Bumi Aksara
Tahun Terbit : 2014

Membaca buku Metodologi Pembelajaran IPA ini, saya semakin menyadari bahwa banyak sekali kekurangan saya terkait dengan referensi pendidikan IPA. Seingat saya, dulu memang pernah belajar tentang Kapita Selekta Pembelajaran IPA saat kuliah akta mengajar di UT. Setelah itu, kok rasa-rasanya kesulitan mencari referensi mengenai pendidikan atau pembelajaran IPA.

Buku-buku ke IPA an (juga Fisika) yang saya punyai pun terbatas.Di antaranya adalah buku-buku yang ditulis oleh Paul Suparno seperti Miskonsepsi dan Perubahan Konsep Pendidikan Fisika, Metodologi Pembelajaran Fisika dan Metode Penelitian Pendidikan Fisika.

Untuk daftar isi buku ini bisa dilihat langsung di blog sainsmedia. Pada postingan ini saya akan membahas mengenai Pedagogical Content Knowledge (PCK) IPA. PCK ini dapat dipahami sebagai analogi ilustrasi, contoh, penjelasan, dan demontrasi IPA yang paling kuat, cara mewakili dan merumuskan topik atau materi IPA sehingga dapat dipahami orang lain.

Prinsip less is more menjadi salah acuan yang dapat dipakai oleh guru IPA agar jangan berorientasi pada selesainya materi semata. Prinsip ini lebih menekankan pada penguasaan materi peserta didik berdasar pengamatan yang dilakukan.

Penyusunan PCK yang berprinsip pada less is more dapat dilakukan dengan berpegangan dengan kaidah sebagai berikut :
1. Peningkatan keterampilan mancari atau inkuiri dalam belajar IPA dengan aktif melakukan pengamatan, mencari informasi di internet, perpustakaan, buku, dan lingkungan sekitar.
2. Terlalu banyak materi yang disampaikan guru akan membuat peserta didik mudah melupakan materi tersebut.
3. Bahan dan materi IPA selalu berkembang. Jika guru hanya berorientasi pada banyaknya bahan atau materi yang disampaikan maka peserta didik akan tidak menguasainya secara mendalam.

Pada buku Metodologi Pembelajaran IPA ini juga dibahas berbagai model pembelajaran IPA seperti CTL, pembelajaran kooperatif SETS, Iqro, PBL dan lain-lain.

Berbagai metode pembelajaran IPA juga dibahas seperi metode simulasi dengan virtual laboratory, metode eksperimen dan lain-lain.

Ketika pembelajaran IPA dikembangkan secara terpadu, maka diperlukan penataan kelas agar proses pembelajaran IPA menjadi menarik bermakna.