Minggu, 25 Oktober 2020

Matinya Sang Sutradara


Sutradara, acapkali diartikan sebagai seorang yang suka mengatur/memerintah serta bisa melakukan segala hal. Stigma ini pun bisa jadi dianggap benar oleh sang sutradara itu sendiri. Sehingga dia benar-benar bertingkah sebagai bos (baca : tukang perintah) serta akan merasa marah/tersinggung ketika yang lain terlihat lebih pintar darinya. Ini sebuah penyakit yang seharusnya sudah disembuhkan lama.

Artinya ketika seorang menjadi sutradara tidak boleh terlalu terbebani dengan hal-hal yang memang tidak dikuasainya. Misalnya mencontohkan suatu adegan. Diapa-apakan wong aktingnya jelek ya tidak bisa dijadikan sebagai contoh. Kecuali ada yang sableng dengan menganggap bahwa apapun yang dicontohkan sutradara itu pasti contoh yang salah, jadi jangan yang itu pokoknya. 

Sabtu, 24 Oktober 2020

Bagaimana menjadi Coach yang Baik

 

Baru mengenal istilah coach dan ingin menjadi coach yang baik, bisa jadi sebuah hal yang tergesa-gesa. Ataukah sebaliknya karena ingin menjadi coach yang baik maka akan lebih banyak lagi menggali berbagai istilah, teori, teknik, contoh, tokoh/figur, dan berbagai hal tentang coaching.

Dari beberapa sumber yang kudapatkan baik dari salah seorang narasumber maupun dari bacaan lain, baru sedikit kumengerti bahwa coaching itu beda banget  mentoring, konsulting, training, konseling, dan pendampingan yang lain.

Selasa, 20 Oktober 2020

3 Kesalahan Umum dalam Desain Slide


Slide yang buruk menjadi salah satu presentasi menjadi membosankan. Slide tersebut secara umum berisi teks yang rapat/panjang, penggunaan bullet, dan miskin visual. 

Banyak sih sumber referensi yang menyebutkan adanya kesalahan-kesalahan yang lain, misalnya pemakaian template standar, penggunaan clipart, slide yang seperti dokumen, animasi berlebihan dan lain-lain. Bahkan, ada sebuah buku yang khusus membahas 2 dosa  besar penggunaan powerpoint

Dalam postingan ini akan kita bahas 3 hal kesalahan umum dalam membuat desain slide.

  1. Menampilkan semuanya
  2. Bullet point
  3. Warna yang menyiksa

Selasa, 13 Oktober 2020

Pendidikan yang Memerdekakan

 


Cukup terlambat sebenarnya jika saya baru memulai belajar pemikiran Ki Hajar Dewantara terkait dengan pendidikan yang memerdekakan. 

Pendidikan di sini dimaksudkan untuk menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. 

Pendidikan ini sebagai "tuntunan" di dalam hidup tumbuhnya anak-anak kita.  Harus dimengerti bahwa hidup tumbuhnya anak itu terletak di luar kecakapan atau kehendak kita sebagai guru atau orang tua. Mereka akan tumbuh menurut kodratnya sendiri.

Senin, 12 Oktober 2020

Kontinum Kematangan 7 Kebiasaan - Stephen R.Covey

 

Paradigma 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif menurut Stephen R. Covey bukanlah rumus yang terpisah-pisah tetapi terpadu yang memberikan arah pada perkembangan efektivitas pribadi dan antar pribadi.

Kontinum kematangan ini dimulai dari ketergantungan (dependence), menuju kemandirian (independence) hingga kesalingtergantungan (interdependence).

Ketergantungan adalah paradigma kamu. Kamu mengurus saya, kamu datang melalui saya, kamu tidak berhasil, dan saya menyalahkan kamu untuk hasilnya.

Daftar Blog Saya