Selasa, 20 Oktober 2020

3 Kesalahan Umum dalam Desain Slide


Slide yang buruk menjadi salah satu presentasi menjadi membosankan. Slide tersebut secara umum berisi teks yang rapat/panjang, penggunaan bullet, dan miskin visual. 

Banyak sih sumber referensi yang menyebutkan adanya kesalahan-kesalahan yang lain, misalnya pemakaian template standar, penggunaan clipart, slide yang seperti dokumen, animasi berlebihan dan lain-lain. Bahkan, ada sebuah buku yang khusus membahas 2 dosa  besar penggunaan powerpoint

Dalam postingan ini akan kita bahas 3 hal kesalahan umum dalam membuat desain slide.

  1. Menampilkan semuanya
  2. Bullet point
  3. Warna yang menyiksa

Selasa, 13 Oktober 2020

Pendidikan yang Memerdekakan

 


Cukup terlambat sebenarnya jika saya baru memulai belajar pemikiran Ki Hajar Dewantara terkait dengan pendidikan yang memerdekakan. 

Pendidikan di sini dimaksudkan untuk menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. 

Pendidikan ini sebagai "tuntunan" di dalam hidup tumbuhnya anak-anak kita.  Harus dimengerti bahwa hidup tumbuhnya anak itu terletak di luar kecakapan atau kehendak kita sebagai guru atau orang tua. Mereka akan tumbuh menurut kodratnya sendiri.

Senin, 12 Oktober 2020

Kontinum Kematangan 7 Kebiasaan - Stephen R.Covey

 

Paradigma 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif menurut Stephen R. Covey bukanlah rumus yang terpisah-pisah tetapi terpadu yang memberikan arah pada perkembangan efektivitas pribadi dan antar pribadi.

Kontinum kematangan ini dimulai dari ketergantungan (dependence), menuju kemandirian (independence) hingga kesalingtergantungan (interdependence).

Ketergantungan adalah paradigma kamu. Kamu mengurus saya, kamu datang melalui saya, kamu tidak berhasil, dan saya menyalahkan kamu untuk hasilnya.

Jumat, 09 Oktober 2020

Menjadi Guru Presenter Seperti Steve Jobs

 

Salah satu tugas yang dilakukan oleh seorang guru adalah menyajikan pembelajaran di depan kelas seperti seorang presenter. Apapun materinya, guru tersebut harus mampu membuat audiens (siswa) tertarik untuk menikmati apa yang diajarkan.

Sebagai guru atau nara sumber sebenarnya memiliki peran yang sama, yaitu membawa audiens (siswa) agar mencapai tujuannya. Bagi siswa adalah tujuan belajar pada saat itu, meski sudah ditentukan oleh kurikulum. Demikian juga presentasi yang lain, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan audiens.

Kata kuncinya audiens/siswa. Bukan guru atau presenter itu sendiri. Yang menjadi bintang adalah audiens/siswa, guru/presenter sebagai fasilitator yang menghantarkan audiens/siswa mencapai tujuan belajar/presentasi saat itu.

Rabu, 07 Oktober 2020

Bekerjalah Ketika Membenci Orang Lain

Bekerjalah ketika membenci orang lain boleh jadi bukan judul yang bagus untuk mewakili keadaan saat kita kehilangan produktivitas karena rasa itu. Judul yang mungkin tepat adalah hindari mengalami pertengkaran dengan teman sekantor/sekerja. Tapi apa boleh buat, di sini saya ingin menulis dengan judul yang lebih personal.

Menjaga semangat selama bekerja bukanlah hal mudah. Bukan saja karena terlibat rutinitas yang menjemukan tetapi juga karena ada penyebab lain, misalnya ada keretakan hubungan dengan teman sekerja. Bagi sebagian orang, hal ini bukan urusan yang mudah. Apalagi bagi orang yang memiliki sensitivitas yang tinggi.

Saat kita membenci orang lain, yang ada di benak kita adalah bagaimana agar tidak bersinggungan baik secara fisik maupun secara mental. Ekstrimnya kamu saja yang keluar dari kantor ini atau saya. Yang jadi masalah adalah keduanya sama-sama pekerja, yang saat ini tidak memiliki kebebasan untuk memilih tidak berangkat kantor atau berani untuk keluar dari pekerjaan itu.

Daftar Blog Saya