Kamis, 04 Mei 2017

Baca Buku Sains Teknologi dan Masyarakat - Model Pembelajaran Kontekstual

Baca Buku Sains Teknologi dan Masyarakat, Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai
Membaca buku Sains, Teknologi dan Masyarakat - Model Pembelajaran Kontekstual  Bermuatan Nilai, saya sangat beruntung dalam upaya mempertajam pengetahuan mengenai literasi sains. Buku ini saya pinjam pada Rabu (4/5/2017) di perpustakaan daerah Purbalingga, meskipun ada "sedikit" masalah dengan pengembalian akibat keterlambatan.

Buku Sains, Teknologi dan Masyarakat - Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai ini ditulis oleh Prof. Dr. Anna Poedjiadi, memuat pengetahuan interdisiplin antara sains dan teknologi serta manfaatnya bagi masyarakat. Boleh jadi, selama ini masih ada pandangan yang kurang tepat antara keterkaitan ketiganya. Misalnya adanya salah persepsi bahwa teknologi terbentuk tanpa ada kaitannya dengan sains ataupun dikatakan sains hanyalah teori semata yang tak ada kaitannya dengan pemanfaatan di masyarakat. Dengan model pembelajaran sains teknologi masyarakat, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan juga akan meningkat sehingga ekosistem akan lebih terjaga.

Buku ini memuat 6 bagian, yaitu perkembangan sains, perkembangan teknologi, interaksi dalam pembelajaran, pembelajaran dan kebutuhan masyarakat, model pembelajaran STS serta beberapa skenario pembelajaran. Skenario pembelajaran yang dijelaskan dalam buku ini ternyata tidak hanya berfokus pada mata pelajaran sains dalam arti IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang meliputi Fisika, Kimia dan Biologi. Melainkan sains yang lain, yaitu IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) juga disinggung dalam skenario pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat.

Sejarah sains diawali dengan pengamatan manusia atas peristiwa-peristiwa alam semesta. Banyak tokoh di bidang filsafat seperti Thales, Phytagoras, Leukippos, Demokratos dan Aristoteles. Teknologi lahir karena adanya kebutuhan manusia untuk mempermudah pekerjaan mereka. Misalnya untuk membantu memindahkan benda dari bawah ke atas atau sebaliknya, manusia membuat alat bantu berupa katrol maupun bidang miring. Kalau awalnya, jangan dibayangkan katrol tersebut berupa bahan logam seperti pada sumur. Boleh jadi, dari kayu bundar yang dapat berputar karena diberi poros atau bahkan kayu yang digantung serta diberi tali. Meskipun demikian, mereka mungkin tidak akan memperhatikan sains yang melandasinya misalnya pengaruh gesekan, keuntungan mekanis dan besaran lain dalam katrol tersebut. Yang jelas alat yang mereka ciptakan dapat membantu mereka dengan lebih cepat dan lebih ringan.

Untuk lebih detail lagi pembahasan mengenai hubungan sains teknologi dan masyarakat, silakan baca buku ini. Sebagai model pembelajaran kontekstual bermuatan nilai, buku ini layak dibaca baik bagi kalangan pelajar, guru juga masyarakat.




Rabu, 03 Mei 2017

Baca Buku Membangun Rumah Idaman lengkap dengan RAB- nya

Membaca buku tentang rumah bagi saya memiliki nuansa yang berbeda. Apalagi lengkap dengan RAB-nya, salah satu bacaan yang saya hindari. Kalau melihat-melihat model-model atau gambar-gambar rumah sih oke. Tapi kalau harus sampai RAB nya ya nanti dulu.
Baca Buku Membangun Rumah Idaman lengkap dengan RAB- nya

Kemarin Sabtu (29/4), saya menyempatkan berjalan-jalan ke Gramedia Purwokerto bersama seorang kawan setelah ada acara kondangan. Selain membeli buku tentang pendidikan dan komputer, sekali-kali niat baca buku tentang hal lain. Ya buku Dari Tanah Jadi Rumah - Panduan Tepat Membangun Rumah Idaman yang ditulis oleh Ria Manullang ini yang saya dapatkan. Rumah idaman, rumah yang menjadi impian setiap orang untuk dapat menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh keluarga. Dengan membangun rumah sendiri, mendesain sendiri, memilih bahan baku, mengatur budget (baca RAB) sendiri kita akan lebih leluasa baik dalam tahap pembangunan maupun pengembangan berikutnya.

Melalui buku Panduan Tepat Membangun Rumah ini kita akan dibimbing langkah demi langkah dalam membangun serta menghitung biaya yang dibutuhkan. Diawali dengan kegiatan persiapan, pekerjaan galian dan pondasi, pekerjaan dinding sampai akhirnya finishing. Langkah-langkah dalam membangun rumah ini dijelaskan secara rinci lengkap dengan anggaran biaya (RAB) nya. Dan ternyata asalkan mau sedikit berpikir atau menggunakan hitungan matematikan sederhana, besar kebutuhana alat dan bahan/material serta biaya yang dibutuhkan dapat ditentukan dengan mudah.

Dalam membangun rumah ini, secara umum dilakukan langkah-langkah sebagai berikut.
Pertama, perencanaan. Perencanaan yang dimaksud meliputi mementukan gambar desainn rumah, memilih lahan, memilih material serta mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Kedua, kegiataan persiapan dan fondasi rumah yang meliputi kegiatan pembersihan lahan, memasang bouwplank serta membuat pondasi rumah
Ketiga, pekerjaan struktur beton rumah yang meliputi pekerjaan sloof rumah, pekerjaan kolom rumah, pekerjaan balok bangunan, pekerjaan ring balk, serta kanopi jendela.
Keempat, pekerjaan dinding bata merah dan pelesteran
Kelima, pekerjaan pintu dan jendela rumah
Keenam, pekerjaan atap, langit-langit dan atap rumah
Ketujuh, pekerjaan pengecatan dinding
Kedelapan, pekerjaan pengecatan dinding

Bagi siapapun yang berniat membangun rumah secara mandiri dan lebih leluasa, silahkan kuasai buku-buku tentang membangun rumah tentunya lengkap dengan rencana anggaran biaya (RAB)nya.
Salam baca buku..

Selasa, 02 Mei 2017

Baca Buku Sukses Bisnis, Wirausaha Mendulang Uang

Buku mengenai sukses bisnis yang saya baca ini memiliki judul Kreatif Mendulang Rupiah, yang merupakan salah satu buku dari seri buku pintar wirausaha. Buku ini lebih dari seminggu saya pinjam dari perpustakaan daerah Purbalingga. Ya..lumayan lama juga hitungan terlambatnya.

Baca Buku Sukses Bisnis, Wirausaha Mendulang UangBagi Indah Rozalina, penulis buku Kreatif Mendulang Rupiah ini, dibutuhkan kreativitas tinggi untuk melihat peluang-peluang bisnis yang tidak dapat ditangkap oleh orang lain. Kunci sukses bisnis, salah satunya menjadi wirausaha yang kreatif. Kreatif dalam menemukan ide bisnis yang prospektif serta kreatif dalam menciptakan strategi pemasaran yang efektif.

Kreativitas dalam berbisnis, salah satunya dengan memasarkan dan menjual produk secara kreatif. Dalam rangka berpromosi banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya dengan menyebarkan kartu nama, brosur, pemberian cendera mata, sistem bonus, give-away, program member-get-member, brand ambassador, maupun via online. Intinya semua lini bisa kita masuki yang selanjutnya kita bisa mendulang rupiah. Namun tentunya, usaha-usaha yang dilakukan seperti di atas janganlah dalam bentuk biasa. Misalnya dalam membagikan brosur kalau brosurnya biasa-biasa saja ya hanya akan diabaikan oleh yang menerima. Ya...sebuah brosur haruslah menarik..eye catching alias sedap dipandang, tepat sasaran, ada nilai plusnya serta mengandung unsur ilmu misalnya.

Dijelaskan lagi oleh Indah Rozalina dalam Buku Pintar Wirausaha : Kreatif Mendulang Uang, bahwa yang dimaksud dengan kreatif adalah kreatif itu adal di kita, kreatif itu berani mewujudkan, kreatif itu berani tampil beda, menonjolkan keunikan, mampu menangkap info terkini, mampu megadaptasi dan memodifikasi, kreatif itu belajar dan terus belajar. Kreatif itu bisa disebabkan karena kepepet dan kreatif itu bisa juga dari hobby. Dengan bekal kreativitas ini, menjadi pijakan awal bagi para pelaku bisnis agar menjadi sukses. Intinya kreatif ya..out of the box.

Selain banyak belajar dari berbagai buku kiat sukses bisnis, kita juga jangan mengabaikan kisah sukses dari para pengusaha kreatif. Di antaranya ada Indari Mastuti (CEO Indscript Corp), Perry Tristianto Floating Market (Raja Factory Outlet), Muhammad Bijaksana Junerosano (Penggagas Greeneration), Zainal Abidin Chaniago (Raja Durian dari Medan), Nadiem Makarim (Sang Juragan Go-Jek), dan tentunya masih banyak lagi pengusaha-pengusaha Indonesia yang sukses.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai salah satu buku sukses bisnis yang saya baca. Semoga bermanfaat bagi semua. Salam baca buku

Senin, 01 Mei 2017

Baca Buku Rancangan Rumah : Desain kurang dari 100 juta

Membaca buku mengenai rancangan/desain rumah dengan harga kurang dari 100 juta ternyata membutuhkan waktu yang lama. Seminggu bahkan baru beberapa halaman yang dibaca. Bahkan, buku desain rumah ini sudah melebihi batas peminjaman di Perpustakaan Daerah Purbalingga.
Baca Buku Rancangan Rumah Desain kurang dari 100 juta

Buku Rancangan Rumah ini meliputi 22 desain rumah di bawah harga 100 juta rupiah pada kondisi tahun 2010 atau sebelumnya seperti tahun terbit buku ini. Meskipun demikian, rancangan rumah yang "murah" ini semoga masih relevan ataupun butuh penyesuaian sedikit terkait dengan harga alat dan bahan/material bangunan maupun ongkos pekerja seperti tahun 2017 ini.

Ke-22 rancangan/desain rumah dengan harga di bawah 100 juta ini meliputi : desaian rumah simpel berkesan terbuka, rumah etnik tipe 45, rumah taman yang sejuk dan nyaman, rumah flying roof 72, rumah tropis yang sejuk, rumah modern kontemporer, rumah jepang, rumah jengki, rumah etnik Bali, rumah mediterania, rumah minimalis tipe 45, rumah tropis, rumah kolam, rumah vernakuler, rumah boks, rumah tropis tipe 36, rumah mediterania tipe 36, rumah modern kontemporer tipe 36, rumah simpel tipe 36, rumah minimalis tipe 36, rumah etnik tipe 36 dan rumah klasik kolonial.

Kalau melihat dari desainnya, rancangan rumah ini memang berlaku untuk rumah-rumah minimalis atau rumah di lahan yang terbatas. Ada yang ukuran tanahnya 135 meter persegi sedangkan bangunannya 84 meter persegi, luas tanah 105 meter persegi dengan luas bangunan 72 meter persegi, bahkan untuk rumah Jepang pun hanya memiliki luas bangunan 52,25 meter persegi serta rumah jengki yang berukuran 45 meter persegi. Dengan terbatasnya lahan maupun ukuran  bangunan, aspek kenyamanan rumah ini tetap dipertahankan. Bukan sekedar tampilan yang dikedepankan melainkan juga aspek kesehatan, adanya ruang hijau, kemampuan mengatasi panasnya udara meski tanpa menghadirkan AC serta kenyamanan-kenyamanan yang lain.

Tentu saja, bukan hanya rancangan/desain dalam bentuk gambar semata. Dalam buku desain rumah ini juga dijelaskan filosofi dari rancangan rumah yang dibuat. Misalnya rumah taman yang sejuk dan nyaman berawal dari adanya isu green living dan global warming. Dan yang tak kalah pentingnya Rencana Anggaran Biaya dari desain rumah ini juga dijelaskan  secara praktis. Bahkan kalau tidak mau repot bisa cukup melihat biaya yang doibutuhkan tiap meter persegi.

Semoga bagi siapapun yang berniat membangun rumah dengan desain yang minimalis maupun sekedar mau merehab rumah yang ada akan bisa terinspirasi dengan membaca buku 22 desain rumah di bawah 100 juta rupiah. Kalau bagi saya sendiri, yang penting sudah saatnya buku ini harus segera dikembalikan ke perpustakaan daerah Purbalingga untuk diganti dengan buku bacaan lainnya.

Salam baca buku..

Daftar Blog Saya