Selasa, 05 Mei 2015

Drawing on the Right Side of the Brain

Drawing on the Right Side of the Brain - Betty Edwards
Drawing on the Right Side of the Brain ditulis oleh Betty Edwards. Buku ini menarik bagi yang ingin belajar menggambar. Kalau dilihat dari judulnya jelas, bahwa menggambar bisa dilakukan dengan memaksimalkan otak kanan. Yang artinya secara tersirat menggambar bisa dipelajari asalkan tahu tekniknya.

Pada bab 1 dijelaskan bahwa menggambar seperti naik sepeda, Sulit dijelaskan dengan kata-kata. Paling-paling kita mengatakan, langsung saja naiki sepedamu. Kayuh pedal. Jaga keseimbangan. Awalnya mungkin hanya beberapa kayuh saja. Lama-lama juga akan menjadi lancar. Atau ketika cara ini tidak berhasil, kemudian kita mencontohkan terlebih dahulu. Seterusnya, sampai akhirnya yang kita latih (anak sendiri misalnya) bisa mencoba sendiri dan kita tinggal mengawasinya.

Buku Drawing on the Right Side of the Brain ini terbagi menjadi 12 bab, yaitu :
1. Drawing and the Art of Bicycle Riding
2. Expressing Yourself in Drawing : The Nonverbal Language of Art
3. Your Brain : The Right and Left of It
4. Crossing Over : Experiencing the Shift From Left to Right
5. Drawin on Memories : Your History as an Artist
6. Getting Around Your Symbol System : Meeting Edges and Contours
7. Perceiving the Shape of a Space : The Positive Aspects of Negative Space
8. Branching Out in All Directions : Perspective in a New Mode
9. Fitting It All Together : The Place of Proportion
10. Facing Forward : Portrait Drawing With Ease
11. Moving Into the Third Dimension : Seeing Light, Drawing Shade
12. The Zen of Drawing : Drawing Out the Artist Within

Jelas, menggambar ini membutuhkan teknik. Bukan sekedar bakat semata. Meskipun bakat yang bagus diiringi dengan pendidikan/pelatihan yang bagus juga akan menjadikan seseorang menjadi pelukis yang luar biasa, Tetapi, bukan berarti hal ini menghalangi orang biasa menjadi pelukis yang baik. Tiap orang yang normal punya modal awal yang sama, yaitu bisa melihat secara normal dan mampu mengkoordinasikan tangan dengan pikiran/imajinasinya. Yakin, akan terbentuk lukisan yang indah.

Memang untuk itulah pendidikan/pelatihan menggambar/melukis diadakan. Termasuk juga tujuan dari penulisan buku ini, Baik bagi orang tua mapun guru bahkan bagi yang sedang belajar akan banyak mendapatkan manfaat dari membaca buku ini. Selamat membaca.

Semantik

Semantik - Geoffrey Leech
Buku semantik ini merupakan buku terjemahan setebal 467 halaman. Boleh jadi dianggap terlalu tebal atau bahkan terlalu tipis untuk sebuah buku semantik. Buku ini ditulis oleh Geoffrey Leech (1974), dan diterjemahkan oleh Paina Partana (2003).

Teringat ketika dulu belajar semantik dan sintaksis, ya apa boleh buat selalu mendapat nilai yang tidak memuaskan untuk semantik. Baik semantik dalam bahasa Indonesia maupun semantik dalam bahasa Inggris. Boleh jadi karena kajian semantik jauh lebih kompleks,

Penulis ilmu semantik harus berusaha untuk memainkan berbagai peranan sekaligus (tidak hanya sebagai ahli bahasa, tetapi juga sebagai ahli filsafat, antropolog, psikolog dan bahkan sebagai pembaharu dalam masyarakat dan kritikus sastra). Semantik merupakan masalah pokok dalam berkomunikasi. Semantik juga merupakan pusat studi tentang pikiran manusia, yaitu proses berpikir, kognisi dan konseptualisasi yang saling berkaitan.

Dengan sudut pandang seperti itulah, maka semantik merupakan titik temu berbagai disiplin ilmu, bak filsafat, psikologi maupun linguistik. Meski tentunya masing-masing disiplin ilmu mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda. Psikologi berpangkal pada pemahaman jiwa, linguistik berpangkal pada pemahaman bahasa dan filsafat berpangkal pada bagaimana kita mengetahui apa yang kita ketahui, tentang aturan berpikir benar, dan penilaian tentang kebenaran dan kesalahan.

Dalam buku Semantik yang ditulis oleh Geoffrey Leech dibahas banyak hal sebagai berikut :
1. Arti makna
2. Tujuh tipe makna
3. Konsep "Struktur Dasar"
4. Semantik dan Masyarakat
5. Apakah Semantik itu Suatu Ilmu?
6. Komponen dan Kontras Makna
7. Struktur Semantik Kalimat
8. Logika di dalam Bahasa Harian
9. Sematik dan Sintaksis
10. Semantik dan Kamus
11. Warna dan Kekerabatan : Dua Studi Kasus di dalam 'Semantik Universal'
12. Ekuivalensi Semantik dan 'Semantik Dalam'
13. Presuposisi dan Faktualitas
14. Teori-Teori Alternatif

Demikian sedikit ulasan mengenai semantik. Untuk detilnya, dapat membaca buku Semantik yang ditulis oleh Geoffrey Leech.

Minggu, 03 Mei 2015

Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences)

Buku Kecerdasasan Majemuk ini merupakan terjemahan dari buku Multiple Intelligence yang ditulis oleh Howard Gardner.

Howard Gardner menggunakan istilah kecerdasan bukan bakat. Kalau dikatakan bahwa semua manusia memiliki bakat yang berbeda-beda, itu pernyataan yang biasa. Dengan menggunakan istilah kecerdasan, Howard Gardner mendapat perhatian yang luar biasa dari segenap kalanga, khususnya dunia pendidikan. Kecerdasan majemuk ini, menekankan kepada kemampuan manusia dari kecerdasan bidang musikal sampai kecerdasan dalam memahami diri sendiri.

Buku ini sendiri, terbagi menjadi 4 bagian, sebagai berikut :
Bagian I Teori Mengenai Kcerdasan Majemuk
Bagian II Pendidikan Kecerdasan
Bagian III Penilaian dan Langkah Selanjutnya : Komponen-Komponen Pendidikan Kecerdasan Majemuk
Bagian IV Masa Depan Karya pada Kecerdasan Majemuk

Sebagai pendidik, memang harus memahami dengan baik bahwa setiap peserta didik mempunyai kecenderungan kecerdasan yang berbeda. Sebagai orang tua pun harusnya memahami bahwa anak-anaknya memiliki kecerdasan yang berbeda satu sama lain. Tugas guru/orang tua mengarahkan agar kecenderungan kecerdasan yang dominan untuk dipupuk sehingga anak tersebut bisa mencapai kesuksesan sesuai yang diinginkan. Untuk kecerdasan yang lain pun, sebenarnya bukan harga mati tetapi bisa ditingkatkan meskipun tidak sebagus kecerdasan yang dominan tadi.

Berdasarkan referensi, setidaknya ada 9  kecerdasan yang bisa dikembangkan. Dan deretan kecerdasan ini akan terus bertambah. Kesembilan kecerdasan yang dimaksud, meliputi :
1. Linguistik
2. Matematika dan logika
3. Visual dan spasial
4. Musik
5. Interpersonal
6. Intrapersonal
7. Kinestetik
8. Naturalis
dan kesembilan, kalau tidak salah
9. Transendental

Dari teori Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligences ini, para ahli kemudian mengimplementasikannya dalam kehidupan yang nyata, misalnya Thomas Armstrong yang menuliskan buku Multiple Intelligence in the Classroom. Thomas Armstrong sendiri juga menjabarkan kecerdasan majemuk ini dalam buku yang berjudl 7 Kinds of Smart. Kalau di Indonesia sendiri, ada Adi W. Gunawan yang mengupasnya dalam buku Genius Learning Strategy.

Bagi yang ingin mendalami teori Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligences  dari penemunya bisa membaca buku ini, meskipun dalam edisi terjemahan.




Sabtu, 02 Mei 2015

Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5

Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5
Buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 setebal 619 halaman ini berisi tutorial, teori singkat, dan contoh program Java GUI dengan menggunakan IDE Netbeans.

Secara garis besar, buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 membahas tentang :

  • Pengenalan dan dasar pemakaian IDE Netbeans 5.0
  • Aspek-aspek dasar dari pemrograman GUI menggunakan paket JFC/Swing, baik aplikasi Java  maupun Japplet. Khususnya yang berkaitan dengan GUI, image dan sound.
  • Fitur-fitur mendasar Swing, seperti container, beberapa komponen GUI, event, layout, look and feel, event-dispatching thread.
  • Pemrograman database, khususnya dengan memakai server RDMBS MySQL. Juga akan dijelaskan mengenai akses server database Pointbase dan Derby.
  • Pembuatan dan pemakaian komponen Javabean di dalam Netbeans.
Buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 ini memuat 23 bab yaitu :
Bab 1 Pendahuluan
Bab 2 IDE Netbeans
Bab 3 Mengenal Matisse GUI Builder
Bab 4 Source Editor Netbeans
Bab 5 Pokok Pemrograman GUI
Bab 6 Debugging
Bab 7 Applet Klasik
Bab 8 Applet Klasik dengan Thread
Bab 9 Komponen UI : AWT dan Swing
Bab 10 Dasar-Dasar Arsitektur Swing
Bab 11 Event Dispatching Thread
Bab 12 Japplet Swing
Bab 13 ImageIcon untuk Swing
Bab 14 Japplet dan Image
Bab 15 Japplet GUI
Bab 16 Japplet dan AudioClip
Bab 17 Japplet dan Sampled Audio
Bab 18 Ikon dan Mnemonic
Bab 19 Database : Server, Driver dan Koneksi
Bab 20 Pokok Pemrograman Database
Bab 21 Model JCombox dan Jlist
Bab 22 Layout Manager
Bab 23 Javabeans Visual

Pembahasan pemrograman JVC/Swing dalam buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 ini mengansumsikan pembaca telah memahami dasar-dasar pemrograman Java. Dan meskipun buku ini cukup tebal. tetapi buku ini berfokus pada fitur-fitur dan teori dasar yang membatasi pada aplikasi standar GUI JVC/Swing yang mendasar. Aplikasi-aplikasi web, enterprise maupun micro/mobile tidak dibahas dalam buku ini.

Silakan membaca buku ini untuk penjelasan secara detailnya.

Jumat, 01 Mei 2015

Melihat Aura Dalam Waktu 60 Detik

Melihat Aura Dalam Waktu 60 Detik
Melihat Aura Dalam Waktu 30 Detik ditulis oleh Mark Smith. Menurut penulis buku ini, melihat aura ini tidak terkait dengan metafisika tetapi dapat dilakukan dengan mudah oleh mata normal.

Setelah dapat menguasai ketrampilan melihat aura, maka kemampuan yang lain akan meningkat. Seperti mengetahu seseorang berbohong atau tidak, jenis pekerjaan maupun mendeteksi suatu penyakit. Termasuk juga bagaimana meningkatakan kesehatan maupun melakukan berbagai penyembuhan alternatif.

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman-pengalaman pribadi penulis dalam mengarungi dimensi pikiran dan jiwa manusia. Bukan pandangan teoritis esoterik yang abstrak.
Bagaimana melihat aura?
Mintalah seseorang berdiri dengan jarak kurang lebih 50 cm di depan suatu latar belakang putih. Mintalah orang tersebut santai dan bernapas dalam-dalam. Gunakan jarak kira-kira 3 m  dan cahaya tidak boleh terlalu terang atau terfokus pada orang tersebut. Cahaya alami adalah cahaya yang terbaik. Pusatkan perhatian ke dinding di belakang orang itu. Sewaktu Anda menatap melampau garis bentuk tubuh tersebut, dengan sangat cepat akan terlihat selubung outih kabur atau perak abu-abu mengelilingi tubuh itu. Kelihatannya seperti hampir-hampir seperti ada lampu dibalik orang itu, yang diarahkan ke atas. Kemudian cahaya tersebut sangat mungkin akan lenyap.

Secara detail ada 10 langkah cara melihat aura, baik melihat aura orang lain maupun aura diri sendiri. Warana-warna aura yang nampak/muncul memiliki arti tertentu, Misalnya warna merah tua menyiratkan hawa nafsu. Warna cokelat menyiratkan sifat pelit dan egois. Warna ungu menunjukan tingkat pencapaian kerohanian, hubungan ilahi, pengertian mistik dan kesadaran kosmik dan seterusnya.

Mau tahu secara detilnya, silakan baca buku Melihat Aura Dalam Waktu 60 Detik. Yang jelas setiap manusia memiliki jenis aura yang berbeda-beda baik dalam bentuk maupun warnanya.

Jualan Ide Segar

Buku Jualan ide segar
Buku Jualan Ide Segar : Membangun Bisnis Ide Miliaran Rupiah Tanpa Modal

Buku yang ditulis oleh M. Arief Budiman, S,Sn ini merupakan buku yang ditulis dari pengalaman atau kisah perjalanan penulis sendiri selama mengelola Petakumpet dari awal berdiri sampai sukses sekarang ini.

Semua berawal dari ide. Ide memang bukan segalanya tetapi tanpa ide segalanya menjadi tidak berarti. Ide adalah kreativitas. Ide dan kreativitas merupakan dua sisi dari mata uang yang sama. Kesegaran ide dan kreativitas ini merupakan sumber dari segala sumber enterpreneurship, creativepreneurship dan preneur-preneur yang lain.

Seorang entrepreneur harus berpikir di luar kotak (think out of box). Buku Jualan Ide Segar ini banyak membahas dengan gamblang proses berpikir seperti itu. Sekali lagi bukan sekedar teori, tetapi diambilkan dari pengalaman penulis selama mengelola bisnis kreatif melalui Petakumpet-nya.

Mengapa bisnis ide? Ini menurut penulis buku Jualan Ide Segar ini. Setidaknya 8 alasan :
1. Tidak perlu paham fisika, matematika, dan kimia
2. Tidak perlu modal besar
3. Bahan bakunya gratisan dan tak mungkin habis
4. Tidak tergantung tempat
5. Boleh sarungan kalau kerja
6. Bisa menjual sekeping DVD seharga Rp. 188.000.000,-
7. Jualannya sama, harganya semaunya
8. Bisa beramal dengan ide

Para pecinta dunia periklanan maupun pelaku industri kreatif lainnya akan menemukan banyak ide yang fresh, gress, dan menjual tentunya dengan membaca buku ini, Bagi yang menyukai dunia multimedia, dunia visual atau mahasiswa DKV (Desain Komunikasi Visual) banyak belajar banyak dari buku Jualan Ide Segar ini. Bukan sekedar menjadi karyawan yang bergelut di teknis saja, tetapi siap mengelola bisnis ide sendiri.

Good is not enough.
It has to be sold.
Begitu slogan Petakumpet. Bagaimana dengan Anda?