Rabu, 03 Juni 2015

The Succesful Child : Membangun Kepribadian dan Mengoptimalkan Kesuksesan Anak, Mulai dari dalam Kandungan hingga Remaja

The Succesful Child (Terjemahan) - William Sears
Judul Asli : The Succesful Child
Penulis : William Sears, M.D
Penerjemah : Tim Embun
Tahun Terbit : 2006
Penerbit : Jakarta : Bening Publishing
Jumlah halaman : 615 halaman

The Succesful Child : Membangun Kepribadian dan Mengoptimalkan Kesuksesan Anak, Mulai dari dalam Kandungan hingga Remaja  merupakan buku yang bisa dijadikan referensi khususnya bagi orang tua maupun guru dalam mendampingi maupun mengkritisi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya.
Buku terjemahan yang cukup tebal ini terbagi menjadi dalam 2 bagian utama yang secara keseluruhan dibagi dalam 16 bab.
Bagian Kesatu : Perangkat Keberhasilan
Bab 1 Apa itu Keberhasilan?
Bab 2 Membesarkan Anak yang Mempunyai Hubungan Baik
Bab 3 Sepuluh Praktik Disiplin Keluarga dari Anak-Anak yang Ternyata Menjadi Baik
Bab 4 Memberikan Anak Anda Awal yang Baik
Bab 5 Menanamkan Hubungan yang Sehat Dengan Saudara Sekandung
Bab 6 Membesarkan Anak-Anak yang Sehat
Bagian Kedua : Merawat Perangkat Keberhasilan
Bab 7 Anak yang Santun
Bab 8 Kemampuan Untuk Melakukan Pilihan yang Bijak
Bab 9 Mengajarkan Ketrampilan Komunikasi Kepada Anak Anda
Bab 10 Membesarkan Anak yang Bertanggung Jawab
Bab 11 Membesarkan Anak yang Bermoral
Bab 12 Sebelas Cara Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Anda
Bab 13 Sepuluh Cara Untuk Mendorong Anak Anda
Bab 14 Kebaikan dan Sopan Santun
Bab 15 Membangun Kepekaaan Seksualitas
Bab 16 Bagaimana Memantau Pengaruh Media dan Teknologi

Ada sepuluh kualitas keberhasilan yang dibahas dalam buku The Succesful Child ini, yaitu :
1. menjadi seorang anak yang membina hubungan yang berarti dengan orang lain
2. menjadi orang yang mempunyai empati dan kasih
3. menjadi orang yang baik dan sopan
4. menjadi cerdas
5. menjadi sehat
6. melakukan pilihan bijaksana; bertindak dan berpikir secara moral
7. mempunyai keyakinan
8. mempunyai sifat yang sehat terhadap seksualitas
9. berkomunikasi dengan baik, dan
10. mempunyai sikap yang menyenangkan.

Mengenai kesuksesan tiap orang bisa mempunyai definisi tersendiri, bagaimana anak yang sukses menurut pikiran mereka. Tetapi setidaknya kesepuluh kualitas keberhasilan atau kesuksesan seorang anak seperti dijabarkan di atas tidaklah terlalu meleset atau bertentangan dengan sebagian orang.

Selasa, 05 Mei 2015

Drawing on the Right Side of the Brain

Drawing on the Right Side of the Brain - Betty Edwards
Drawing on the Right Side of the Brain ditulis oleh Betty Edwards. Buku ini menarik bagi yang ingin belajar menggambar. Kalau dilihat dari judulnya jelas, bahwa menggambar bisa dilakukan dengan memaksimalkan otak kanan. Yang artinya secara tersirat menggambar bisa dipelajari asalkan tahu tekniknya.

Pada bab 1 dijelaskan bahwa menggambar seperti naik sepeda, Sulit dijelaskan dengan kata-kata. Paling-paling kita mengatakan, langsung saja naiki sepedamu. Kayuh pedal. Jaga keseimbangan. Awalnya mungkin hanya beberapa kayuh saja. Lama-lama juga akan menjadi lancar. Atau ketika cara ini tidak berhasil, kemudian kita mencontohkan terlebih dahulu. Seterusnya, sampai akhirnya yang kita latih (anak sendiri misalnya) bisa mencoba sendiri dan kita tinggal mengawasinya.

Buku Drawing on the Right Side of the Brain ini terbagi menjadi 12 bab, yaitu :
1. Drawing and the Art of Bicycle Riding
2. Expressing Yourself in Drawing : The Nonverbal Language of Art
3. Your Brain : The Right and Left of It
4. Crossing Over : Experiencing the Shift From Left to Right
5. Drawin on Memories : Your History as an Artist
6. Getting Around Your Symbol System : Meeting Edges and Contours
7. Perceiving the Shape of a Space : The Positive Aspects of Negative Space
8. Branching Out in All Directions : Perspective in a New Mode
9. Fitting It All Together : The Place of Proportion
10. Facing Forward : Portrait Drawing With Ease
11. Moving Into the Third Dimension : Seeing Light, Drawing Shade
12. The Zen of Drawing : Drawing Out the Artist Within

Jelas, menggambar ini membutuhkan teknik. Bukan sekedar bakat semata. Meskipun bakat yang bagus diiringi dengan pendidikan/pelatihan yang bagus juga akan menjadikan seseorang menjadi pelukis yang luar biasa, Tetapi, bukan berarti hal ini menghalangi orang biasa menjadi pelukis yang baik. Tiap orang yang normal punya modal awal yang sama, yaitu bisa melihat secara normal dan mampu mengkoordinasikan tangan dengan pikiran/imajinasinya. Yakin, akan terbentuk lukisan yang indah.

Memang untuk itulah pendidikan/pelatihan menggambar/melukis diadakan. Termasuk juga tujuan dari penulisan buku ini, Baik bagi orang tua mapun guru bahkan bagi yang sedang belajar akan banyak mendapatkan manfaat dari membaca buku ini. Selamat membaca.

Semantik

Semantik - Geoffrey Leech
Buku semantik ini merupakan buku terjemahan setebal 467 halaman. Boleh jadi dianggap terlalu tebal atau bahkan terlalu tipis untuk sebuah buku semantik. Buku ini ditulis oleh Geoffrey Leech (1974), dan diterjemahkan oleh Paina Partana (2003).

Teringat ketika dulu belajar semantik dan sintaksis, ya apa boleh buat selalu mendapat nilai yang tidak memuaskan untuk semantik. Baik semantik dalam bahasa Indonesia maupun semantik dalam bahasa Inggris. Boleh jadi karena kajian semantik jauh lebih kompleks,

Penulis ilmu semantik harus berusaha untuk memainkan berbagai peranan sekaligus (tidak hanya sebagai ahli bahasa, tetapi juga sebagai ahli filsafat, antropolog, psikolog dan bahkan sebagai pembaharu dalam masyarakat dan kritikus sastra). Semantik merupakan masalah pokok dalam berkomunikasi. Semantik juga merupakan pusat studi tentang pikiran manusia, yaitu proses berpikir, kognisi dan konseptualisasi yang saling berkaitan.

Dengan sudut pandang seperti itulah, maka semantik merupakan titik temu berbagai disiplin ilmu, bak filsafat, psikologi maupun linguistik. Meski tentunya masing-masing disiplin ilmu mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda. Psikologi berpangkal pada pemahaman jiwa, linguistik berpangkal pada pemahaman bahasa dan filsafat berpangkal pada bagaimana kita mengetahui apa yang kita ketahui, tentang aturan berpikir benar, dan penilaian tentang kebenaran dan kesalahan.

Dalam buku Semantik yang ditulis oleh Geoffrey Leech dibahas banyak hal sebagai berikut :
1. Arti makna
2. Tujuh tipe makna
3. Konsep "Struktur Dasar"
4. Semantik dan Masyarakat
5. Apakah Semantik itu Suatu Ilmu?
6. Komponen dan Kontras Makna
7. Struktur Semantik Kalimat
8. Logika di dalam Bahasa Harian
9. Sematik dan Sintaksis
10. Semantik dan Kamus
11. Warna dan Kekerabatan : Dua Studi Kasus di dalam 'Semantik Universal'
12. Ekuivalensi Semantik dan 'Semantik Dalam'
13. Presuposisi dan Faktualitas
14. Teori-Teori Alternatif

Demikian sedikit ulasan mengenai semantik. Untuk detilnya, dapat membaca buku Semantik yang ditulis oleh Geoffrey Leech.

Minggu, 03 Mei 2015

Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences)

Buku Kecerdasasan Majemuk ini merupakan terjemahan dari buku Multiple Intelligence yang ditulis oleh Howard Gardner.

Howard Gardner menggunakan istilah kecerdasan bukan bakat. Kalau dikatakan bahwa semua manusia memiliki bakat yang berbeda-beda, itu pernyataan yang biasa. Dengan menggunakan istilah kecerdasan, Howard Gardner mendapat perhatian yang luar biasa dari segenap kalanga, khususnya dunia pendidikan. Kecerdasan majemuk ini, menekankan kepada kemampuan manusia dari kecerdasan bidang musikal sampai kecerdasan dalam memahami diri sendiri.

Buku ini sendiri, terbagi menjadi 4 bagian, sebagai berikut :
Bagian I Teori Mengenai Kcerdasan Majemuk
Bagian II Pendidikan Kecerdasan
Bagian III Penilaian dan Langkah Selanjutnya : Komponen-Komponen Pendidikan Kecerdasan Majemuk
Bagian IV Masa Depan Karya pada Kecerdasan Majemuk

Sebagai pendidik, memang harus memahami dengan baik bahwa setiap peserta didik mempunyai kecenderungan kecerdasan yang berbeda. Sebagai orang tua pun harusnya memahami bahwa anak-anaknya memiliki kecerdasan yang berbeda satu sama lain. Tugas guru/orang tua mengarahkan agar kecenderungan kecerdasan yang dominan untuk dipupuk sehingga anak tersebut bisa mencapai kesuksesan sesuai yang diinginkan. Untuk kecerdasan yang lain pun, sebenarnya bukan harga mati tetapi bisa ditingkatkan meskipun tidak sebagus kecerdasan yang dominan tadi.

Berdasarkan referensi, setidaknya ada 9  kecerdasan yang bisa dikembangkan. Dan deretan kecerdasan ini akan terus bertambah. Kesembilan kecerdasan yang dimaksud, meliputi :
1. Linguistik
2. Matematika dan logika
3. Visual dan spasial
4. Musik
5. Interpersonal
6. Intrapersonal
7. Kinestetik
8. Naturalis
dan kesembilan, kalau tidak salah
9. Transendental

Dari teori Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligences ini, para ahli kemudian mengimplementasikannya dalam kehidupan yang nyata, misalnya Thomas Armstrong yang menuliskan buku Multiple Intelligence in the Classroom. Thomas Armstrong sendiri juga menjabarkan kecerdasan majemuk ini dalam buku yang berjudl 7 Kinds of Smart. Kalau di Indonesia sendiri, ada Adi W. Gunawan yang mengupasnya dalam buku Genius Learning Strategy.

Bagi yang ingin mendalami teori Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligences  dari penemunya bisa membaca buku ini, meskipun dalam edisi terjemahan.




Sabtu, 02 Mei 2015

Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5

Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5
Buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 setebal 619 halaman ini berisi tutorial, teori singkat, dan contoh program Java GUI dengan menggunakan IDE Netbeans.

Secara garis besar, buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 membahas tentang :

  • Pengenalan dan dasar pemakaian IDE Netbeans 5.0
  • Aspek-aspek dasar dari pemrograman GUI menggunakan paket JFC/Swing, baik aplikasi Java  maupun Japplet. Khususnya yang berkaitan dengan GUI, image dan sound.
  • Fitur-fitur mendasar Swing, seperti container, beberapa komponen GUI, event, layout, look and feel, event-dispatching thread.
  • Pemrograman database, khususnya dengan memakai server RDMBS MySQL. Juga akan dijelaskan mengenai akses server database Pointbase dan Derby.
  • Pembuatan dan pemakaian komponen Javabean di dalam Netbeans.
Buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 ini memuat 23 bab yaitu :
Bab 1 Pendahuluan
Bab 2 IDE Netbeans
Bab 3 Mengenal Matisse GUI Builder
Bab 4 Source Editor Netbeans
Bab 5 Pokok Pemrograman GUI
Bab 6 Debugging
Bab 7 Applet Klasik
Bab 8 Applet Klasik dengan Thread
Bab 9 Komponen UI : AWT dan Swing
Bab 10 Dasar-Dasar Arsitektur Swing
Bab 11 Event Dispatching Thread
Bab 12 Japplet Swing
Bab 13 ImageIcon untuk Swing
Bab 14 Japplet dan Image
Bab 15 Japplet GUI
Bab 16 Japplet dan AudioClip
Bab 17 Japplet dan Sampled Audio
Bab 18 Ikon dan Mnemonic
Bab 19 Database : Server, Driver dan Koneksi
Bab 20 Pokok Pemrograman Database
Bab 21 Model JCombox dan Jlist
Bab 22 Layout Manager
Bab 23 Javabeans Visual

Pembahasan pemrograman JVC/Swing dalam buku Pemrograman GUI Swing Java dengan Netbeans 5 ini mengansumsikan pembaca telah memahami dasar-dasar pemrograman Java. Dan meskipun buku ini cukup tebal. tetapi buku ini berfokus pada fitur-fitur dan teori dasar yang membatasi pada aplikasi standar GUI JVC/Swing yang mendasar. Aplikasi-aplikasi web, enterprise maupun micro/mobile tidak dibahas dalam buku ini.

Silakan membaca buku ini untuk penjelasan secara detailnya.

Jumat, 01 Mei 2015

Melihat Aura Dalam Waktu 60 Detik

Melihat Aura Dalam Waktu 60 Detik
Melihat Aura Dalam Waktu 30 Detik ditulis oleh Mark Smith. Menurut penulis buku ini, melihat aura ini tidak terkait dengan metafisika tetapi dapat dilakukan dengan mudah oleh mata normal.

Setelah dapat menguasai ketrampilan melihat aura, maka kemampuan yang lain akan meningkat. Seperti mengetahu seseorang berbohong atau tidak, jenis pekerjaan maupun mendeteksi suatu penyakit. Termasuk juga bagaimana meningkatakan kesehatan maupun melakukan berbagai penyembuhan alternatif.

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman-pengalaman pribadi penulis dalam mengarungi dimensi pikiran dan jiwa manusia. Bukan pandangan teoritis esoterik yang abstrak.
Bagaimana melihat aura?
Mintalah seseorang berdiri dengan jarak kurang lebih 50 cm di depan suatu latar belakang putih. Mintalah orang tersebut santai dan bernapas dalam-dalam. Gunakan jarak kira-kira 3 m  dan cahaya tidak boleh terlalu terang atau terfokus pada orang tersebut. Cahaya alami adalah cahaya yang terbaik. Pusatkan perhatian ke dinding di belakang orang itu. Sewaktu Anda menatap melampau garis bentuk tubuh tersebut, dengan sangat cepat akan terlihat selubung outih kabur atau perak abu-abu mengelilingi tubuh itu. Kelihatannya seperti hampir-hampir seperti ada lampu dibalik orang itu, yang diarahkan ke atas. Kemudian cahaya tersebut sangat mungkin akan lenyap.

Secara detail ada 10 langkah cara melihat aura, baik melihat aura orang lain maupun aura diri sendiri. Warana-warna aura yang nampak/muncul memiliki arti tertentu, Misalnya warna merah tua menyiratkan hawa nafsu. Warna cokelat menyiratkan sifat pelit dan egois. Warna ungu menunjukan tingkat pencapaian kerohanian, hubungan ilahi, pengertian mistik dan kesadaran kosmik dan seterusnya.

Mau tahu secara detilnya, silakan baca buku Melihat Aura Dalam Waktu 60 Detik. Yang jelas setiap manusia memiliki jenis aura yang berbeda-beda baik dalam bentuk maupun warnanya.

Jualan Ide Segar

Buku Jualan ide segar
Buku Jualan Ide Segar : Membangun Bisnis Ide Miliaran Rupiah Tanpa Modal

Buku yang ditulis oleh M. Arief Budiman, S,Sn ini merupakan buku yang ditulis dari pengalaman atau kisah perjalanan penulis sendiri selama mengelola Petakumpet dari awal berdiri sampai sukses sekarang ini.

Semua berawal dari ide. Ide memang bukan segalanya tetapi tanpa ide segalanya menjadi tidak berarti. Ide adalah kreativitas. Ide dan kreativitas merupakan dua sisi dari mata uang yang sama. Kesegaran ide dan kreativitas ini merupakan sumber dari segala sumber enterpreneurship, creativepreneurship dan preneur-preneur yang lain.

Seorang entrepreneur harus berpikir di luar kotak (think out of box). Buku Jualan Ide Segar ini banyak membahas dengan gamblang proses berpikir seperti itu. Sekali lagi bukan sekedar teori, tetapi diambilkan dari pengalaman penulis selama mengelola bisnis kreatif melalui Petakumpet-nya.

Mengapa bisnis ide? Ini menurut penulis buku Jualan Ide Segar ini. Setidaknya 8 alasan :
1. Tidak perlu paham fisika, matematika, dan kimia
2. Tidak perlu modal besar
3. Bahan bakunya gratisan dan tak mungkin habis
4. Tidak tergantung tempat
5. Boleh sarungan kalau kerja
6. Bisa menjual sekeping DVD seharga Rp. 188.000.000,-
7. Jualannya sama, harganya semaunya
8. Bisa beramal dengan ide

Para pecinta dunia periklanan maupun pelaku industri kreatif lainnya akan menemukan banyak ide yang fresh, gress, dan menjual tentunya dengan membaca buku ini, Bagi yang menyukai dunia multimedia, dunia visual atau mahasiswa DKV (Desain Komunikasi Visual) banyak belajar banyak dari buku Jualan Ide Segar ini. Bukan sekedar menjadi karyawan yang bergelut di teknis saja, tetapi siap mengelola bisnis ide sendiri.

Good is not enough.
It has to be sold.
Begitu slogan Petakumpet. Bagaimana dengan Anda?

Sabtu, 28 Maret 2015

Tutorial Puding Art untuk Pemula

Tutorial Puding Art untuk Pemula
Buku yang berjudul Puding Art untuk pemula ini merupakan tutorial untuk melukis puding cukup dengan menggunakan 1 jarum suntik dan tanpa alat lain. Puding art sendiri merupakan seni melukis dengan media (kanvas) berupa puding.

Sang ahli, Yuliana Jius Dias, yang juga penulis buku tutorial Puding Art ini, akan menuntun thap demi tahap sehingga akan menuntun tahap demi tahap sehingga akan tercipta puding art dengan cita rasa dan nilai seni yang tinggi. Sekali lagi..cukup dengan menggunakan 1 jarum suntik dan tanpa bantuan tool/alat yang lain.


Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat puding art ini pun relatif mudah digunakan. Pada buku tutorial ini, digunakan Nutrijell rasa leci atau Nutrijell Balanced Color rasa sirsak sebagai kanvas media lukis dan Agarasa Plain sebagai bahan utama melukis. Penulis buku ini mengklaim bahwa dengan cukup berlatih 4 jam, kita pasti dapat membuat puding art. Bahkan anak berusia 8 tahun pun dapat mempelajari dan membuat puding art.

Alat yang dibutuhkan dalam pembuatan puding art ini meliputi jarum suntik ukuran 10 ml, loyang berbagai bentuk, mika nampan, cetakan telur ayam. mika oval kecil, sendok, gelas takar serta cup kecil. Sedangkan bahan yang dibutuhkan meliputi agar-agar bubuk clear (Agarasa plain), pewarna makanan, Jelly bubuk clear (Nutrijell leci/sirsak), Jelly bubuk berbagai rasa, gula pasir, susu cair tanpa rasa (plain), acid/sitrun bubuk serta air. Cukup mudah kan untuk mendapatkan alat dan bahannya?

Tentunya sebelum mencoba membuat puding art yang enak serta bernilai seni tinggi diawali dengan pengetahuan dasar berupa teknik dasar maupun kreasi dasar membuat bentuk-bentuk yang sederhana dulu, seperti membuat pola bunga mawar, sakura, daisy, carnation dan teknik lainnya. Setelah menguasai teknik dasar serta berbagai kreasi dasar baru kita mencoba untuk membuat puding art sesuai selera baik puding art berbentuk love, t shirt, berbagai bentuk bunga, berbagai bentuk ucapan sampai bentuk-bentuk lain yang lebih kompleks.

Bagaimana para sahabat baca buku? Tertarik untuk mencobanya? Selain untuk mengisi waktu atau sekedar mencoba sesuatu yang baru, siapa tahu puding art ini bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Jangan lupa baca tutorial dalam buku ini secara cermat, kemudian cobalah. Ada kalanya perlu trial dan error melakukan sesuatu yang baru. Tapi apapun itu, Bersenang-senanglah dan nikmatilah.

Jumat, 27 Maret 2015

171 Resep Favorit Puding Dingin

171 Resep Favorit Puding Dingin
Sebanyak 171 Resep Favorit Puding Dingin dihadirkan dalam buku yang ditulis oleh Hanny Wahyono ini. Meskipun demikian, ke-171 resep puding ini dikelompokkan menjadi 5 kelompok besar, yaitu puding buah, puding karamel, puding roti, puding warna, dan puding susu.

Tak dinyana. Ternyata begitu banyak jenis-jenis puding yang bisa dibuat . Ini belum  melihat dari segi bentuk, seperti puding art yang sedang nge-tren saat ini, Tetapi sebelum ke arah pembuatan puding art, perlu dipahami dulu teknik dasar pembuatan puding termasuk berbagai variasi bahan yang bisa digunakan.



Berikut ini tips membuat puding yang dijelaskan pada buku tersebut.

  1. Sebelum adonan puding dimasukkan ke dalam loyang atau cetakan, basai dulu cetakan tersebut dengan air dingin. Hak ini bertujuan agar puding dapat mudah dikeluarkan dari cetakan.
  2. Untuk mencetak puding bisa menggunakan cetakan besar maupun cetakan kecil. Bedanya untuk jika menggunkan kecil maka proses pendinginnya lebih cepat.
  3. Jaaga agar air mendidih ketika merebus. Hal ini bertujuan agar puding tidak berlubang. Bila air mendidih kecilkan apinya. Aduk terus, jangan biarkan puding menggumpal.
  4. Agar susu dan santan dalam puding tidak pecah, masak puding dengan api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih.
  5. Jika memasak puding menggunakan oven, maka siapkan loyang yang sudah dialasi serbet dan air hingga serbet terendam ke dalam air. Letakkan pinggan tahan panas yang berisi adonan puding di dalamnya, dan pastikan ketinggian air 2/3 dari tinggi pinggan.
  6. Untuk membuat puding berlapis, jangan menuangkan adonan puding ke atas puding yang terlalu keras. Hak ini akan menyebabkan lapisan puding mudah lepas dan tidak melekat sempurna. Tuang adonan lapisan puding saat lapisan bawah sudah setengah mengeras, yaitu ketika loyang puding digoyang lapisan bawahnya bergerak-gerak tetapi lapisan atas sudah berkulit.
Demikian tips membuat puding sebagai dasar untuk membuat berbagai jenis puding. Untuk puding buah ada 74 resep yang bisa dicoba, Mulai dari puding aprikot, puding tahu, puding beras, puding strwaberry, puding mangga, puding durian, puding nanas, puding sate dan sebagainya. Untuk puding karamel menggunakan berbagai jenis karamel seperti karamel jahe, karamel mokacino, karamel roti, karamel cokelat dan selanjutnya. Untuk puding roti bisa menggunakan roti isi kismis, roti tawar, roti pisang, tiramisu dan seterusnya. Untuk puding warna bisa berwarna abang-abang, coklat, coklat double cream, puding lapis selasih, puding gula merah, puding merah jambu dan seterusnya. Terakhir untuk puding susu meliputi puding santan, puding moka, puding kopi, puding mozaik, puding susu kedelai, puding es krim dan selanjutnya.

Silakan resep pembuatan puding dingin tersebut dicoba untuk mendapatkan cita rasa yang diinginkan. Baca buku 171 resep favorit puding dingin dengan cermat.
Selamat mencoba.

Rabu, 25 Maret 2015

Teacherpreneur : Jurus Cerdas Menjadi Guru Makmur & Banyak Penghasilan

Teacherpreneur : Jurus Cerdas Menjadi Guru Makmur & Banyak Penghasilan
Membaca buku Teacherpreneur : Jurus Cerdas Menjadi Guru Makmur & Banyak Penghasilan membuat hatiku sedikit tergugah, Ya maafkan karena memang belum sepenuhnya tergugah.
Di satu sisi belum memikirkan ke arah teacherpreneur dengan berbagai alasan yang ada. Di sisi lain, mengharapkan akan mencapai kebebasan finansial entah berapa tahun lagi.

Mengenai kebebasan finansial, selama ini baru membaca-baca dari berbagai referensi terutama buku-buku yang ditulis oleh Robert T, Kiyosaki. Atau buku-buku penggugah semangat yang lain semisal dari Stephen R. Covey maupun Ippho Santosa. Baru kali ini menemukan buku yang membahas mengenai interpreneur tapi dikhususkan buat guru. Bagi saya itu sesuatu banget.

Buku Teacherpreneur ini dibagi menjadi 6 bagian utama, yaitu
Bagian 1 : Jangan Mau Miskin Menjadi Guru
Bagian 2 : Asal Mau, Guru Pasti Bisa Makmur
Bagian 3 : Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi agar Hidup Makmur
Bagian 4 : Dari Sulit Menjadi Rich
Bagian 5 : 33 Jalan Keluar Guru Makmur
Bagian 6 : Bonus untuk Calon Guru Kaya

Membaca buku Teacherpreneur ini, saya agak tersindir sekaligus memang harus mengubah pandangan yang selama ini masih kupegang erat-erat bahwa menjadi guru ya harus hidup sederhana. Pendapat ini mungkin benar, ketika guru tersebut memang tidak menerima (baca : tidak mencari) penghasilan dari sumber lain.

Saya baca pada bagian pertama, yang berjudul Guru Dilarang Miskin. Ada 2 alasan mengapa guru dilarang miskin. Pertama, miskin dekat dengan kekufuran. Kedua, miskin menjadi beban bagi diri dan orang lain. Masuk akal juga sih. Saya merasakan sendiri ketika kondisi keuangan jatuh, godaan untuk berbuat "curang" pasti lebih tinggi. Hanya iman yang kuat yang dapat mempertahankan diri ini untuk selalu berada di jalur yang benar.

Demikian juga, ada kalanya kita menjadi beban bagi orang lain manakala keuangan sedang gonjang-ganjing. Seyogyanya hal ini tidak perlu, ketika finansial kita tercukupi. Apalagi guru juga manusia biasa, yang akan menjadi lebih sensitif. Gampang marah. Menjadi tidak sabar, Ketika harus memperjuangkan pendidikan anak bangsa, sedangkan di sisi lain memikirkan beban keuangan.

Untuk itu, sudah saatnya bagi guru yang diidentikan dengan orang yang berpenghidupan sederhana, untuk merubah pandangannya agar menjadi guru yang bebas dari masalah finansial. Dengan demikian, mereka bisa mencurahkan waktu, tenaga dan pikirannya demi pendidikan anak bangsa.

Nah melalui buku teacherpreneur ini, kita diajak bersama-sama agar bisa menjadi guru yang makmur dan banyak penghasilan. Buku ini bukan sekedar memberikan motivasi atau memprovokasi tetapi juga memberikan jurus-jurus yang jitu agar para guru dapat mencapai kebebasan finansial.

Selamat membaca buku ini.

Selasa, 03 Maret 2015

Fakta Menjadi Fiksi dalam Sebuah Cerita Pendek

Mengubah fakta menjadi fiksi dalam karya sastra seringkali saya dengar sebagai proses kreativitas beberapa penulis. Termasuk saya sendiri, ya tentunya tidak bisa disebut bisa membuat karya sastra atau ngaku-ngaku sebagai penulis, ketika dipaksa menulis cerpen harus mereka-reka sebuah kejadian nyata agar bisa disulap menjadi karya fiksi. Demikian kira-kira yang dihadirkan dalam kumpulan cerpen berjudul Gadis Berkepala Gundul yang ditulis Mas Agus Pribadi.

Seperti pada antologi cerpen Balada Seorang Lengger, Cindaga maupun Iwak Gendruwo, sebagai sama-sama kontributor antologi tersebut, saya dan Mas Agus menyadari betul jika sebagian cerpen-cerpennya berdasar kejadian nyata yang dihadapi penulisnya. Hal ini selaras dengan visi yang dibawa pada setiap karya tersebut, yaitu mengenalkan Banyumas melalui tulisan. Kalau saya sendiri kesulitan menulis sebuah cerita tanpa melakukan riset terlebih dahulu. Riset yang dimaksud bisa dengan membaca berbagai referensi baik buku, majalah, maupun informasi-informasi di internet. Idenya bisa dari berbagai sumber tersebut maupun berdasarkan kejadian atau pengalaman yang dialami/dilihat.

Dalam kumpulan cerpen Gadis Berkepala Gundul banyak dijumpai ide-ide yang awalnya sederhana, tetapi dikemas secara apik sehingga menghasilkan cerita yang menarik, menggigit, kadang juga menyebalkan karena jalan pikiran tokoh-tokohnya (dalam hal ini representasi kreativitas Mas Agus) yang tidak sesuai dengan jalan pikiran saya. Misalnya, dalam cerpen yang berjudul Hikayat Sepotong Lidah. Kenapa sih, demi sebuah menjaga omongan dilakukan dengan memotong lidahnya. Jelas-jelas memotongnya dalam arti fisik. Marah. Putus Asa. Ambil gunting. Potong. Dan dia menikmati sekali ketika tidak memiliki lidah. Demikian juga istrinya menerima keadaan dia apa adanya. Ya, mungkin suka-sukanya yang bikin cerita ya. Sama, saya juga bebas kan untuk jengkel ketika membaca buku yang jalan ceritanya tidak sesuai dengan keinginan saya.

Kumpulan cerpen Gadis Berkepala Gundul, ide-idenya banyak yang berasal dari dunia nyata. "Fakta menjadi fiksi" kata kuncinya.  Seorang gadis yang rela menggunduli kepalanya sendiri, itu ya tokoh nyata. Pengarang pada suatu waktu melihat seorang gadis berkepala gundul terus muncul ide. Jadilah cerita. Semoga sih yang gundul itu bukan Demi Moore yang di film G.I Jane atau Sukma Ayu (alm) yang membintangi sinetron Kecil-Kecil Jadi Manten. Seorang gadis yang berdiam diri di sebuah taman menjadi cerpen berjudul Gadis Penunggu Embun. Dalam dunia nyata, saya yakin gadis itu menarik. Sehingga membuat Mas Agus tertarik untuk mendekati (lewat tokoh Anton). Meskipun janganlah bertanya lebih lanjut siapa gadis penunggu embun tersebut karena bisa-bisa hilang keromantisannya.

Ada cerpen yang beride dari binatang, mulai dari Cicak, Kupu-Kupu, Kucing serta buaya pada cerpen panjang Buaya Sungai Serayu. Selain ada misteri/mistik yang muncul banyak pesan yang tersampaikan dalam cerpen tersebut. Dalam cerpen Cicak, kita bisa belajar betapa seekor Cicak pun bisa "survive" untuk mempertahankan hidupnya. Keuletan cicak mencari makan menginspirasi si tokoh utama, yaitu "Ibu Cicak" untuk melakukan transformasi dalam hidupnya. Kerbau sebagai hewan yang dianggap bodoh pun bisa hidup harmonis dengan tokoh utamanya yang juga "bodoh". Tetapi dalam kebodohannya menjadi kekuatan baginya untuk dapat membantu sesamanya. Dalam cerita kupu-kupu, penulis mengibaratkan hidupnya seperti rangkaian metamorfosis, kapan saat menjadi ulat kapan menjadi kupu-kupu. Bisa jadi karena Mas Agus mempunyai basis biologi yang kuat, bisa membuat mengambil banyak inspirasi dari makhluk hidup.

Demikian dulu postingan mengenai fakta menjadi fiksi dalam sebuah cerita pendek, khususnya setelah membaca buku kumpulan cerpen Gadis Berkepala Gundul karya Agus Pribadi. Semoga bisa menjadi inspirasi kita untuk mau mencoba menulis banyak hal. Awali dari hal-hal yang kita sukai, bisa hobi bisa pekerjaan dan lain-lain. Atau amati kejadian-kejadian/peristiwa yang kita jumpai. Buatlah jalinan cerita sehingga menghasilkan karya yang tuntas.


Jumat, 27 Februari 2015

Menulis dengan Telinga

Menulis dengan telinga, buku yang ditulis oleh Adian Saputra, salah satu buku tentang menulis yang sangat menarik. Judulnya yang sederhana, menjadi daya tarik tersendiri. Simpel dan manis.

Apakah bakat itu penting? Itu hal pertama yang dibahas pada buku Menulis untuk Telinga. Selanjutnya dibahas bagaimana menghilangkan ketergantungan pada mood. Membaca dua bagian itu saja, saya sudah sedikit menilai bahwa buku ini banyak menghadirkan motivasi untuk mau menulis dan terus menjadi penulis. Beda banget dengan buku-buku menulis yang lain yang banyak teknisnya. Teknik-teknik yang ditawarkan dibuku ini tidak nampak seperti guru mengajarkan kepada muridnya, atau seorang pakar yang menggurui orang awam. Mengalir apa adanya.

Kembali ke pertanyaan, apakah bakat itu penting. Ternyata kita tidak perlu terjebak dengan pertanyaan seperti itu. Bakat adalah talenta. Yang melekat pada seseorang sejak dia dilahirkan, bahkan mungkin dalam kandungan. Bakat mungkin penting, Tetapi bakat yang tidak diolah akan menjadi tumpul. Ada yang ingat film Taichi Master-nya Jet Lee. Tidak mungkin lah, Jet Lee menguasai teknik Taichi dengan sempurna tanpa melatihnya secara khusus. Sebagus apapun bakatnya, tidak bakal dia menjadi jago kung fu. Jacky Chan dengan jurus mabuknya, pun sama lah. Atau Yoko, Si Pemanah Rajawali. Bisa saja ketiganya punya bakat yang luar biasa, tetapi benar-benat menjadi seorang pendekar dengan latihan baik.

Bagaimana kalau kita tidak dilahirkan dari keluarga penulis. Katakan tidak punya bakat menulis. Apakah lantas tidak bisa menjadi penulis yang handal. Keinginan yang kuat akan menjadi kunci dari kesuksesan penulis "tak berbakat". Minat yang tinggi, dibarengi dengan praktek menulis yang konsisten akan menjadikan ketrampilan menulis kita menjadi terasah. Itulah kabar baiknya. Minat yang tinggi saya yakin akan dapat mengalahkan bakat yang tidak diasah. Kalau dalam pelajaran di kelas, anak cerdas kalah sama anak rajin. Saya kira ini analogi yang cukup sebanding. Hehehehe...tetapi ini tidak sedang bertanding loh. Saya teringat akan trik yang dikatakan seorang penulis, entah siapa dan di mana mendengarnya. Kunci sukses menjadi penulis adalah menulis...menulis...menulis.

Sekarang bagaimana cara menghilangkan ketergantungan mood dalam menulis. Adian menawarkan empat hal. Pertama, ingatlah bahwa menulis adalah tanggung jawab kita. Kedua, ingat kembali visi besar menulis kita. Ketiga, maksimalkan waktu luang. Keempat, bergantung mood sama saja dengan mematikan kreativitas. Bagaimana? Ingatkan. Mood atau tidak, toh kita tetap berangkat ke tempat kita bekerja. Mood dan tidak toh kita tetap melaksanakan kewajiban kita kepada Yang Maha Kuasa. Mood atau tidak, bagi pelajar, akan terus ke sekolah. Meskipun di tempat kerja/sekolah tidak ada senyum di bibir. Waktu sholat kita bisa kehilangan kekhusukan. Habis salam, doa sebentar langsung pergi. Tetapi, kita kan tetap melakukan itu. Masalahnya, kenapa kita tidak mempunyai sikap yang sama berkenaan dengan menulis? Sadarilah bahwa menulis adalah bagian dari tanggung jawab kita. Baik demi pengembangan pribadi maupun kewajiban memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Satu hal ini dipegang saja, saya yakin tidak adanya mood tidak bisa menghalangi kita untuk terus berkarya.

Sampai di sini dulu postingan tentang Menulis dengan Telinga. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Salam Baca Buku untuk semua.

Kamis, 26 Februari 2015

Mengembangkan Minat Baca di Sekolah

Mengembangkan minat baca di sekolah
Amati gambar ruang perpustakaan di samping. Gambar tersebut diambil pada jam 15.40. Tetapi ketika pengambilan gambar dilakukan pagi hari pun akan mendapatkan pemandangan yang hampir sama. Sebuah perpustakaan sekolah, yang minim pengunjung. Buku-buku tertata rapi karena jarang yang menyentuhnya.

Kejadian tersebut sangat menelisik hati penulis yang hampir tiap hari mengunjungi ruang perpustakaan, meski sekedar duduk, memanfaatkan ruangan yang nyaman, meja yang besar-besar yang enak buat mengetik sambil menjajarkan berbagai buku di atas meja tersebut.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya kita bisa mencoba untuk mengembangkan minat baca  siswa di sekolah. Setidaknya ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan :

Pertama, ciptakan rasa peduli kepala sekolah, guru, kepala perpustakaan dan petugas terhadap buku dan perpustakaan.

  • Peliharalah ruang perpustakaan agar menjadi nyaman
  • Tatalah buku sesuai klasifikasi/kelompoknya
  • Jaga ruangan agar tetap bersih
  • Beri anggaran khusus untuk menambah jumlah koleksi buku maupun menambah sarana dan prasarana lain.
Kedua, buatlah waktu  khusus pemanfaatan perpustakaan. Misalnya dengan menambahkan 1 jam per minggu, tiap kelas secara bergiliran ke perpustakaan. Berikan tugas pada siswa untuk membuat catatan mengenai apa yang dilakukan di perpustakaan, apa yang dibaca dan sebagainya. Yang terjadi, segelintir anak datang ke perpustakaan dalam waktu yang singkat (15 menit) saat istirahat, bolak-balik buku dan waktunya sudah habis. Atau ada anak yang terlambat disuruh belajar sendiri di perpustakaan.

Ketiga, lakukan promosi perpustakaan. Misalnya melalui lomba penelusuran referensi, lomba mading, maupun promosi buku-buku baru.

Keempat, jalinlah hubungan yang baik dengan segala pihak. Bisa dengan orang tua, dunia usaha di sekitar sekolah, instansi pemerintahan dan tidak kalah pentingnya perpustakaan daerah/wilayah/nasional.

Kelima, jadikan diri sendiri sebagai contoh bagi siswa/orang lain bahwa kita pun menjadikan membaca/mengunjungi perpustakaan sebagai kegiatan rutin.


Mengapa Harus Baca Buku?

baca buku
Mengapa harus baca buku bisa jadi merupakan pertanyaaan yang tidak perlu dijawab. Tetapi ketika, pertanyaan tersebut tidak dijawab belum tentu semua bisa menjawab.  Untuk menjawab saja susah, apalagi untuk melakukan tindakan membaca buku.

Bagi yang suka membaca buku, banyak alasan yang diberikan kenapa dia melakukannya?
1. Bersenang-senang
2. Mengasah pikiran
3. Mengisi waktu luang
4. Mendapatkan informasi yang dibutuhkan
5. Mengasah kemampuan menulis
6. Melatih/meningkatkan konsentrasi
7. Mengasah kemampuan berbicara
8. Meningkatkan prestise
9. Menghadapi ujian
10. Terhindar dari kepikunan
11. Mengurangi stress
12. Mencari inspirasi

Dan tentunya masih banyak lagi, mengapa kita harus baca buku.
Ya..memahami alasan membaca buku bagi saya merupakan hal penting sebagai motivasi awal untuk tetap melakukannya. Kalau di Quantum Learning dikenal adanya AMBAK = Apa Manfaatnya Bagi Ku. Tanpa memahami manfaat yang akan diperoleh, tampaknya susah lah menjadikan membaca buku sebagai KESADARAN DIRI.

Bagi saya sendiri, membaca dan menulis merupakan satu paket. Ketika macet menulis, MEMBACA BUKU menjadi OBAT yang manjur. Meskipun belum bisa melakukan seperti yang bapak Hernowo lakukan, MENGIKAT MAKNA.

Pokoknya terus membaca. Buku dengan berbagai tema, Ketika mendapat kesulitan dalam memahami sebuah buku/teks, jadikan hal tersebut menjadi tantangan. Ada kalanya suatu buku harus dibaca berulang-ulang. Anggap saja buku tersebut ingin selalu dimanja. Ingin selalu ditimang-timang.


Rabu, 25 Februari 2015

Kiat Menulis Karya Ilmiah dalam Bahasa Inggris

Kiat Menulis Karya Ilmiah dalam Bahasa Inggris
Buku Kiat Menulis Karya Ilmiah dalam Bahasa Inggris ditulis oleh Drs. Tri Wiratno, M,A. Beliau juga penulis buku yang sama pada postingan sebelumnya, yang berjudul  Mencerna Buku Teks Bahasa Inggris Melalui Pemahaman Gramatika. Benar-benar seorang penulis yang produktif dan konsisten ya, ambil temanya bahasa Inggris terus.

Dalam bukunya mengenai menulis karya tulis ilmiah ini, pengarang menjelaskan cara menulis berbagai teks yang berbeda dalam bahasa Inggris. Perbedaan ini didasarkan pada tujuan, fungsi sosial maupun ciri-ciri kebahaan teks-teks yang dimaksud. Buku ini memusatkan ketrampilan menulis ilmiah dalam bahasa Inggris, tanpa mengesampingkan ketrampilan berbahasa lainnya. Diharapkan setelah memahami buku ini, maka pembaca dapat mengembangkan ketrampilan berbahasa Inggrisnya, meski secara pasif dalam menulis karya ilmiah berbahasa Inggris. Hebat bukan?


Menulis teks berbahasa Inggris, apalagi sebuah karya ilmiah tentunya ada kendala-kendala yang harus dihadapi. Kendala tersebut muncul karena 1) tidak memahami permasalahan yang akan ditulis, 2) kebingungan/ketidaktahuan  merumuskan tujuan apa yang ditulis, 3)kebingungan/ketidaktahuan cara mengungkapkan gagasannya, 4) ketidakmampuan menggunakan tata bahasa Inggris, 6) miskin dengan kosa kata dalam bahasa Inggris. Kabar baiknya, kita semua akan dapat menulis karya ilmiah dalam bahasa Inggris, tetapi mulailah merumuskan tujuan penulisannya. Kesulitan-kesulitan dalam tata bahasa maupun kosa kata dapat dipelajari ataupun dengan bantuan berbagai kamus. (Termasuk kamus tata bahasakah? Hehehe...setidaknya bisa buka kitab tata bahasa. Toh tidak ada yang tahu, kalau hasil tulisan kita sebenarnya dibuat dengan berdarah-darah).

Sebelum menulis, kita harus bisa membedakan ciri-ciri teks ilmiah dengan teks non ilmiah, khususnya dalam bahasa Inggris. Beberapa ciri yang membedakan teks ilmiah dengan teks lainnya, di antaranya : 1) Teks ilmiah dalam bahasa Inggris, kecuali narasi, lebih banyak mengandung present tense; 2) Teks ilmiah tertentu, lebih banyak menggunakan bentuk pasif; 3) terkait dengan nomer 2, maka partisipan pada teks ilmiah adalah partisipan umum yang bukan manusia; 4) Teks ilmiah lebih banyak menggunakan kalimat deklaratif; 5) Teks ilmiah padat akan kata-kata leksikal bukan kata-kata gramatikal; 6) Teks ilmiah banyak menggunakan kalimat simpleks daripada kalimat kompleks dan 7) Teks ilmiah banyak mendayagunakan nominalisasi (pembendaan).

Selain itu, kita juga harus memahami genre teks yang akan dituliskan. Apakah  mengenai teks penceritaan, teks prosedur, teks deskripsi, teks laporan teks eksplanasi, teks eksposisi maupun teks diskusi. Masing-masing jenis teks tersebut mempunyai ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan teks yang lain. Tetapi ketika kita sudah menentukan jenis teks yang akan dituliskan, kemudian tinggal mengadopsi pola-pola yang ada dan langsung tuliskan karya ilmiah Anda, tentunya dalam bahasa Inggris.

Selamat belajar dan selamat mencoba, menuliskan karya ilmiah dalam bahasa Inggris. Semoga banyak manfaat yang diperoleh. Salam baca buku.

Selasa, 24 Februari 2015

Mencerna Buku Teks Bahasa Inggris Melalui Pemahaman Gramatika

Mencerna Buku Teks Bahasa Inggris Melalui Pemahaman Gramatika
Mencerna Buku Teks Bahasa Inggris Melalui Pemahaman Gramatika yang ditulis oleh Drs. Tri Wiratno, M.A ini ditujukan untuk membantu mahasiswa dalam memahami dan mencerna teks yang berbahasa Inggris. Di dalam buku ini dijelaskan berbagai teknik dalam mencerna kalimat, paragraf dan perangkat-perangkat bahasa lain. Terutama teks-teks yang terkait dengan buku-buku ilmiah. Bagi yang berkeinginan menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke Indonesi atau sebaliknya, buku ini bisa menjadi dasar yang kuat untuk memahami dan mencerna isi teksnya terlebih dahulu.

Sebelum bisa memahami atau mencerna teks bahasa Inggris, terlebih dulu kita memahami dulu berbagai bentuk gramatika, di mana bentuk-bentuk bahasa tersebut bukan bentuk yang berdiri sendiri, tetapi tidak bisa dilepaskan dari makna tekstualnya. Untuk itu kita harus menganggap bahwa bahasa bukanlah sekedar kumpulan kata-kata tetapi sebagai sebuah teks yang utuh,  Pertama dalam memahami kalimat dalam bahasa Inggris, tentukan dulu bagian subyek (subject), finite/Predikator (finite/predicator), pelengkap (complement), dan keterangan (adjunct). Sepanjang dan sekompleks apapun kalimatnya pahami bagian-bagian tersebut. Karena tanpa itu, kita akan kehilangan arah apa yang dimaksud oleh teks yang berakibat kegagalan dalam memahami teks tersebut apalagi menerjemahkannya. Secara umum subyek diduduki oleh kata benda atau kata ganti. Predikat ditempati oleh kata kerja, pelengkap ditempati oleh kata benda atau kata sifat, sedangkan keterangan diduduki oleh keterangan waktu, tempat maupun cara.

Berikutnya, dalam memahami dan mencerna teks, pemahaman mengenai tenses dalam bahasa Inggris mutlak diperlukan. Secara umum tenses dibagi menjadi 3 kategori utama, yaitu present (sekarang), past (lampau) dan future (yang akan datang). Masing-masing tenses itu dibagi menjadi empat, sehingga total terbentuk 12 tenses. Misalnya pada bentuk present dibagi lagi menjadi simple present tense, present continuous tense, present perfect tense, dan present perfect contunuous tense. Hal yang sama juga berlaku untuk bentuk past dan future. Tidak lucu bukan, jika sebuah teks bentuk past, dalam bayangan kita hal apa yang terjadi pada teks tersebut kejadian yang terjadi sekarang atau masa depan, demikian dan sebaliknya.

Mengenai kalimat, pahami juga bentuk-bentuknya. Berdasarkan perilaku subyeknya ada kalimat aktif dan kalimat pasif. Berdasarkan fungsinya ada kalimat deklaratif, kalimat tanya, kalimat perintah, dan kalimat seru. Kalimat tanya pun dibedakan menjadi kalimat dengan jawaban ya atau tidak atau kalimat yang membutuhkan jawaban bentuk informasi  (what/apa, when/kapan, where/di mana, why/mengapa, who/siapa, how/bagaimana). Nah ini yang lebih menantang, kalimat berdasarkan strukturnya, Ada kalimat simplek/sederhana dan kalimat kompleks/rumit. Kalimat kompleks ini terbagai menjadi kalimat kompleks parataktik/sejajar dan kalimat hipotaktik/tidak sejajar.

Selain kata maupun kalimat, pelajari juga klausa/kelompok kata dalam bahasa Inggris. Klausa ini dapat digolongkan menjadi klausa sifat, klausa benda, dan klausa keterangan. Klausa sifat bisa menerangkan orang, benda maupun alasan. Klausa benda dapat terbentuk dari berbagai kalimat seperti kalimat deklaratif, kalimat tanya, kalimat perintah maupun kalimat seru. Klausa keterangan bisa berupa klausa keterangan waktu, keterangan sebab, keterangan akibat, keterangan tujuan maupun keterangan bersyarat. Pemahaman mengenai klausa ini perlu dicermati agar dapat mencerna maupun menerjemahkan teks berbahasa Inggris dengan baik.

Hal-hal yang lain, seperti cara menganalisa dan menerjemahkan kalimat bahasa Inggris maupun teknik membacanya akan dibahas pada postingan yang lain. Untuk teknis yang lebih detail dalam memahami/mencerna teks berbahasa Inggris maupun menerjemahkan akan dikupas tuntas dalam blog lain yang sedang dipersiapkan. Saat ini masih berusaha mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Bukan hanya buku-bukunya tetapi yang lebih penting lagi menyiapkan isi otak yang sekian lama tidak dijejali teks-teks berbahasa Inggris. Selamat belajar.

Minggu, 22 Februari 2015

Nyai Dasimah


Nyai Dasimah, jujur selama ini saya belum pernah mendengar nama tersebut. Entah saking katroknya saya, atau memang yang punya nama tersebut belum pernah mampir ke rumah saya.

Buka-buka referensi di wikipedia.org didapatkan informasi jika kata Njai Dasima merujuk pada tokoh novel Tjerita Njai Dasima yang ditulis oleh G.Francis pada tahun 1896.  Nama ini juga merujuk pada judul film Njai Dasima, adaptasi dari novel yang disutradarai oleh Lie Tek Swie pada tahun 1929. Nama ini juga merujuk pada film Njai Dasimah, adaptasi novel yang disutradarai oleh Bachtiar  Effendi.

Pada wikipedia.org juga dijelaskan tentang sebuah film yang dibuat berdasarkan buku yang ditulis oleh  G. Francis, terbit pada tahun 1896. Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata seorang istri simpanan bernama Nyai Dasima. Nyai Dasima awalnya seorang gadis dari dess Kuripan yang dijadikan istri simpanan oleh seorang bangsawan Inggris bernama bernama Edward William. Kemudian dia diboyong ke Batavia. Nyai Dasima terkenal dengan kecantikan dan kekayaannya. Sampai akhirnya dia rela menjadi istri Samiun lewat perantara Mak Buyung. Samiun sendiri sudah punya istri yang bernama Hayati.  Namun, setelah berhasil menjadikan Dasima sebagai istri mudanya, Samiun malah menyia-nyiakannya.

Dalam buku Nyai Dasimah, yang ditulis kembali oleh S.M. Ardian, banyak sekali penokohan yang dirombak termasuk juga latar belakang tradisi-budaya dan religi yang melingkupi kehidupan tokoh-tokohnya. Nyai Dasimah, sebagai sosok yang menjadi korban kolonial yang ingin mengembalikan jati dirinya sebagai pribumi. Dia datang ke Samiun atas keinginannya sendiri, bukan karena diguna-guna. Dia memang hidup bergelimang harta tetapi dibiarkan dalam kebodohan dan memang kehadirannya sebatas penyalur hasrat seksual kulit putih. Nyai Dasimah berontak, lari dan jatuh dalam pelukan Samiun. 

Menjadi istri muda dari Samiun, bukan berarti masalah selesai. Makin habisnya harta karena kelakuan Hayati, istri pertama Samiun dan tragisnya kematiannya akibat sabetan golok Bang Puasa menambah pilu kisah Nyai Dasimah ini. Apapun versinya, baik menurut G. Francis maupun versi S.M. Ardian, kenyataannya Nyai Dasimah telah mati. Entah didalangi oleh Tuan Edward William maupun oleh Samiun sendiri.

Nanar. Kepala berputar. Membayangkan kematian Nyai Dasimah.

Sabtu, 21 Februari 2015

101 Penulis Kaya, Asli Indonesia

101 Penulis Kaya, Asli Indonesia

Ada 101 penulis kaya. Dan hebatnya ke 101 penulis tersebut adalah asli Indonesia. Alias Indonesia tulen. Namun sayangnya, nama saya belum tercantum di buku tersebut, Bagaimana dengan nama teman-teman?

Dalam kata pengantar buku tersebut yang ditulis oleh Isdiyanto (Pemimpin Umum/Redaksi Majalah Wirausaha & Keuangan), penulis dalam hal ini Albert Marbun, melalui bukunya ingin menunjukkan bahwa :
1. Penulis bisa mendatangkan banyak penghasilan dan bisa kaya.
2. Albert Marbun ingin menyebarkan "virus"nya menjadi penulis. Untuk itu dia menyodorkan banyak contoh penulis sukses seperti yang dikupas dalam buku ini.
3. Albert Marbun ingin mengubah mindset, bahwa menjadi penulis adalah suatu profesi yang membanggakan, memiliki harapan, dan bisa kaya.

Penulisan buku ini, didasarkan pada 3 pemikiran, yaitu motivasi, kaya, dan proses. Pertama, motivasi. Dengan menulis bisa memberikan banyak hal. Bisa dalam bentuk materi, menjadi terkenal, lebih percaya diri, mengurangi stress dan banyak lagi kepuasan batin yang lain. Menjadi penulis tidak perlu lulus kuliah, tidak perlu mengirimkan lamaran, tidak perlu memperhatikan batasan usia. Semuanya oke, dan yang jelas menulis dapat meningkatkan kualitas hidup kita.  kedua, adalah kaya. Seorang penulis pasti akan menjadi kaya, Jika tidak kaya dengan materi, akan kaya secara intelektual. Kaya dalam materi pun akan tenang-tenang saja, tidak usah ketar-ketir kalau kekayaannya diusut. Bahkan royalti yang didapatkan bisa terus diwariskan. Ketiga, proses. Proses kreatif setiap pengarang bermacam-macam. Apalagi dengan penulis dalam buku ini sebanyak 101, dengan berbagai latar belakang usia, pendidikan, sosial budaya, status ekonomi tentunya melakukan berbagai proses kreatif yang berbeda-beda.

Siapa yang tidak mengenal AA Gym, selain sibuk berdakwah beliau juga menulis banyak buku. Contoh bukunya berjudul Saya Tidak Ingin Kaya, Tapi Harus Kaya. Ada buku Kiat Mengendalikan Amarah, Sakinah Manajemen Qolbu untuk Keluarga, The Power of Network Marketing yang ditulis bersama Andrew Ho dan banyak lain. Ada A.A. Kunto A yang dikenal dengan bukunya Kecil Bahagia, Muda Foya-Foya, Tua Kaya Raya, Mati Maunya Masuk Surga. Ada A.A. Navis dengan cerpennya yang berjudul Robohnya Surau Kami. Ada A.ATaka A.R, seorang penulis anak-anak dengan novelnya yang berjudul Pedang Skinheald maupun Misteri Pembunuhan Penggemar Harry Porter. Ada Abdurahman Faiz, masih anak-anak juga putra dari Helvy Tiana Rosa, dengan bukunya berjudul Guru Matahari yang karyanya masuk nominasi Khatulistiwa Literary Award tahun 2005. Dan masih banyak lagi. Terakhir ada Zara Zetttira ZR, dengan karyanya seperti Rasta&Bella, Eugene maupun Mimi Elektrik.

Tidak ketinggalan juga, pada buku 101 Penulis Kaya dibahas penulis ternama Indonesia lainnya, seperti Ahmad Tohari, Andrie Wongso, Anand Krishna, Djenar Maesa Ayu, Arswendo Atmowiloto, Andrias Harefa, Emha Ainun Najib, Goenawan Mohamad, Hilman Lupus Hariwijaya, Kho Ping Ho, Hernowo, Ipho Santosa, Mira W dan lain-lain. Selain ke-101 penulis itu, tentunya masih banyak nama yang belum disebutkan seperti nama Anda dan Saya.

Cara Belajar yang Efisien, The Liang Gie

Cara Belajar yang Efisien ini adalah buku jadul yang ditulis oleh The Liang Gie. Luar biasanya pada tahun 1985 sudah mengalami cetakan ke-17. Bagi saya sendiri, membaca buku lama tidak menjadi masalah ketika masih relevan, bahkan untuk kujadikan referensi. Bahkan, buku ini baru kudapatkan tahun 2005, dan kujadikan referensi buat perpustakaan sekolah.

Banyak masalah yang dialami oleh para pelajar/mahasiswa yang menyebabkan mereka tidak bissa belajar secara efisien. Misalnya tidak mampu mengatur waktu belajar, tidak tahu caranya belajar yang efektif, tidak dapat konsentrasi, tidak terbiasa bekerja dalam kelompok, kurang minat dalam membaca buku dan sebagainya. Tidak kalah pentingnya adalah yang masih berpendapat belajar hanyalah untuk mengejar nilai/angka/ijazah. Yang terakhir ini menurut saya merupakan pola pikir yang picik/pendek. Tipe-tipe pelajar/mahasiswa yang seperti ini dalam asumsi saya bisa menggunakan segala cara agar mendapatkan nilai yang baik. Atau kalau tidak, tingkat pemahaman terhadap suatu pelajara/mata kuliah tidak akan bertahan lama.

Agar dapat belajar secara efisien, kita memerlukan dasar/pedoman dalam belajar. Prinsip-prinsip dalam belajar secara sekurang-kurangnya menyangkut 3 hal, yaitu keteraturan, disiplin, dan konsentrasi.
Pertama, keteraturan. Keteraturan ini dimulai dengan mengikuti pelajaran/mata kuliah dengan teratur, mencatat secara teratur, menyimpan catatan dan perlengkapan belajarnya secara teratur. Maksudnya di tempat biasa dia menyimpan dan mudah untuk dijangkau. Demikian juga dalam mempelajari suatu pelajaran/mata kuliah dilakukan secara teratur. Ada jadwal belajar. Materi dipelajari dengan cara dicicil. Tidak ada rumusnya memaksakan semua bahan masuk kepala dalam waktu satu malam. Bahasa kerennya menggunakan sistem kebut semalam (SKS). Kebiasaan ini bukan hanya buruk tetapi sangat merugikan. Bisa saja malah menjadi sakit paginya dan bahan yang dipelajari bisa hilang saat ujian. Kalaupun ingat, setelah ujian langsung menjadi lupa.

Kedua, kedisiplinan. Cara belajar yang baik bisa dipelajari dan dipraktekkan. Bukan hanya dimiliki oleh orang tertentu saja, Misalnya kalau dilahirkan dari keluarga priyayi atau terpelajar pasti keturunannya juga punya pola belajar yang baik. Kunci kedua dalam belajar adalah kedisiplinan. Ketika sudah ada jadwal belajar yang dilaksanakan secara konsisten. Tidak tergoda dengan dengan berbagai gangguan. Malas-malasan bahkan menggampangkan suatu pelajaran/mata kuliah harus dihindari. Saya yakin semakin maju suatu zaman godaan-godaan semakin banyak. Dari tontonan televisi, ajakan menonton konser, internet yang tersedia dengan media sosialnya, bbm dan seterusnya. Hanya yang punya disiplin yang kuat, yang mampu meningkatkan kemampuannya secara optimal.

Ketiga, konsentrasi, Pernahkah kita mengikuti pelajaran, Kelihatannya tekun sekali, tetapi sebenarnya pikiran melayang-layang entah ke mana, Ataukah duduk 2-3 jam membaca buku, tetapi nyaris tidak ada bagian dari buku tersebut yang masuk ke otak. Gangguan-gangguan ini dapat disebabkan oleh : 1) kurang/tidak minat terhada suatu pelajaran; 2) gangguan lingkungan (seperti kebisingan); 3) ganggguan-gangguan alam pikiran; 4) materi pelajaran yang membosankan; 5) gangguan kesehatan (sakit atau letih).

Masih banyak hal lain yang bisa dipelajari dari buku Cara Belajar yang Efisien tersebut. Ada cara mengatur waktu, cara mengikuti kuliah, cara membaca buku, cara membuat ringkasan, cara menghapal pelajaran, cara menulis karangan ilmiah sampai cara mengikuti ujian. Secara bertahaplah kita postingkan, karena saat ini pun membaca buku terus posting sambil menahan sakit kepala dan rasa kantuk. Sampai bertemu kembali pada postingan selanjutnya.

Jumat, 20 Februari 2015

Sakit Kepala : Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala, bisa hinggap pada siapapun. Bisa datang sewaktu-waktu. Sakit kepala bagi sebagian orang juga bisa menyebabkan stress. Mudah marah-marah. Padahal kalau sakit kepala terus marah-marah, bukannya berkurang tetapi malah kepala bertambah pusing tiada tara. Kalau sakit kepala alangkah baiknya, berinteropeksi diri, atur napas, berusaha untuk relaks. Kalau bisa berbaring, kendorkan semua saraf. Pasrah. Insya Allah sakit kepalanya akan berkurang. Itu pengalaman saya saja.

Sudah banyak buku yang mengupas tentang sakit kepala, tetapi buku yang berjudul 50 Rahasia Alami Mengobati Sakit Kepala yang ditulis oleh Raje Airey, bagi saya isinya bagus, praktis dan tipis. Ya kadang memang kita butuh buku-buku yang seperti itu. Praktis, tipis tapi memberikan solusi.

Penyebab sakit kepala ini sangat banyak baik yang bersifat psikologis maupun fisisologis. Datangnya sakit kepala, sebenarnya juga tidak datang secara tiba-tiba. Awalnya bisa dipicu oleh stress karena pekerjaan maupun keadaan emosional yang negatif (cemas, gelisa, marah, benci dan sejenisnya). Datangnya sakit kepala juga bisa diawali karena alergi makanan tertentu. Pemicu yang lain bisa karena kurangnya kadar gula darah, kurang kafein, kurang tidur, adanya racun dalam tubuh, ketergantungan gula maupun alkohol. Pengaruh lingkungan, misalnya cuaca panas, asap rokok, bau parfum, bau cat dan lain-lain juga bisa menjadi pemcu terjadinya sakit kepala.

Banyak cara untuk menghilangkan atau mengatasi sakit kepala. Cara yang konvensional yaitu minum obat, seperti aspirin maupun parasetamol. Celakanya jika kemudian kita mengalami ketergantungan pada obat tersebut. Bahkan bisa saja penyebab sakit kepala karena ketergantungan pada obat-obat sakit kepala. Karena itu, banyak orang yang beralih ke pengobatan alamiah yang minim resiko.

Pengobatan sakit kepala yang ditawarkan oleh buku tersebut adalah pengobatan yang didasarkan pada prinsip-prinsip holistik. Artinya pengobatan yang dilakukan didasarkan pada asumsi bahwa kesehatan itu tergantung pada keseimbangan antara faktor fisik, mental, emosi dan kesehatan jiwa. Apapun tekniknya, pengobatan tersebut lebih ke arah upaya penyembuhan diri sendiri. Seperti teknik pijat, shiatsu, pjat refleksi, herbal, aromaterapi maupun nutrisi. Selain itu , untuk mengurangi stress atau ketegangan bisa menggunakan teknik meditasi atau yoga, penyembuhan lewat reiki, kristal maupun warna.

Air putih juga cukup manjur untuk mengobati sakit kepala. Minumlah segelas air putih setelah bangun tidur. Karena air putih akan membersihkan ginjal dan mengeluarkan racun dari tubuh, Ketika sakit kepala mulai menyerang, minumlah setidaknya 2 gelas air putih. Kalau perlu tambahkan seiris jeruk lemon dan sumber vitamin C untuk memacu fungsi hati. Dan tentunya masih banyak teknik lain, seperti olahraga teratur, peregangan otot leher, yoga, pola makan yang sehat, camilan sehat dan solusi -solusi lain yang tidak berefek samping. Cobalah hidup dalam keselarasan dan kedamaian, gunakan obat-obatan alami ketika sakit kepala menyerang. Cari tahu pemicu timbulnya sakit kepala. Bisa saja misalnya karena terkena deadline pekerjaan, berarti kita harus mulai mereview jadwal kita agar sewaktu-waktu tidak terjadi seperti itu. Atau kalau tidak mungkin, setidaknya untuk tetap bersikap tenang, relaks, sambil menjaga pola makan yang sehat maka deadline apapun bisa kita jalani dengan lebih baik.

Demikian postingan mengenai sakit kepala : penyebab dan cara mengatasinya. Kami tunggu masukan maupun kritik dari pembaca sekalian. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

Kamis, 19 Februari 2015

Buku-buku Blended Learning



Buku blended learning masih susah dicari di pasaran. Kalau dalam bahasa Inggris sih banyak, tinggal googling saja. Apa sih menariknya buku ini? Yang pasti bagi saya, buku ini masih tergolong baru. Selama ini sudah terpuaskan dengan berbagai referensi mengenai E-Learning, Virtual Classroom, Digital learning dan konsep-konsep semacamnya.

Tetapi, ketika saya mengikuti pelatihan diklat perpustakaan di salah satu universitas ternama di Solo, ternyata kepuasanku selama ini serasa tidak ada artinya. Waktu itu Sang Dosen (pembicara diklat) memberikan suatu kuis. Pertanyaannya gampang saja. Model pembelajaran apa yang menggabungkan model konvensional dengan dunia digital. Dalam bayanganku jawabannya pasti E-learning atau virtual classroom.

Tapi ternyata bukan, jawaban yang tepat adalah pembelajaran hybrid (hybrid learning) atau disebut juga dengan blended learning. Wah, terasa deh di KO. Ternyata selama ini saya ketinggalan informasi, apalagi hal ini terkait dengan perkembangan di dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran. Bersyukurlah, Bapak Singgih Pribadi, Sang Dosen  yang juga penulis buku tersebut, berbaik hati memberikan hadiah buku karyanya, yang berjudul Model Blended Learning : Teori dan Praktek dalam Pembelajaran Geografi.

Setelah diklat selesai, buku blended learning  tersebut kulahap habis. Tidak terlalu sulit memahami isi buku tersebut, yang memang banyak mengupas mengenai media pembelajaran, baik dari konsep, desain, maupun pengembangannya. Hanya memang konsep blended learning ini, bagi saya konsep yang baru, Tidak pernah sebelumnya terpikirkan, untuk menggabungkan konsep pembelajaran melalui tatap muka (konvensional) dengan pembelajaran secara digital (blog, website, jejaring sosial dan lainnya). Ya memang blended learning ini mengambil sisi-sisi positif dari kedua konsep pembelajaran tersebut.

Pemahaman saya, makin matang dengan membaca buku Pembelajaran Bauran (Blended Learning) yang ditulis oleh Husamah, S.Pd. Dalam buku Blended Learning tersebut diawali dengan pengenalan blended learning, kemudian dibahas Face-to-Face, E-Learning Offline-Online dan Mobile Learning dan diakhiri dengan implementasi pembelajaran tersebut.

Yang belum dilakukan sekarang adalah bagaimana mempraktekkan blended learning tersebut di sekolah. Semoga dalam waktu yang dekat dapat menerapkan model pembelajaran tersebut, sesuai dengan mata pelajaran yang saya ampu. Ya, sayang juga ketika biasa melakukan praktikum di laboratorium dan sekaligus punya beberapa karya multimedia pembelajaran tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Demikian juga dengan blog-blog pembelajaran yang telah bertahun-tahun dikelola seolah-olah masih belum membumi dengan pembelajaran dalam keseharian.
Kapan mulai?





Buku Pengembangan Diri dari Tjptadinata Efendi

Buku Pengembangan Diri yang ditulis oleh Tjiptadinata Efendi, merupakan buku-buku yang manis menjadi koleksi penulis. Ya, meskipun belum lengkap karena belum mendapatkannya di toko buku atau ada yang dipinjam teman. Tetapi buku-buku tersebut yang ada sekarang banyak menginspirasi serta membantu meningkatkan motivasi penulis untuk melakukan banyak hal di dunia ini.

Buku pengembangan diri yang ditulis oleh Tjiptadinata Efendi semua diterbitkan oleh PT ELexmedia Komputindo, Buku-buku yang dimaksud adalah :


  1. Aplikasi Reiki dalam Penyembuhan Diri Sendiri dan Orang Lain
  2. Meditasi Meningkatkan Kehidupan Anda
  3. Aplikasi Reiki dalam Mencapai Tingkat Master
  4. Meditasi Penyembuhan Lahir Batin
  5. Meraih Sukses dengan Pencerahan Diri
  6. Esoterik
  7. Never Ending Meditation
  8. Transformasi Diri
  9. The Power of Dream 
  10. Buku motivasi dan pengembangan diri, meditasi

  11. Enlightenment
Bahkan baru-baru ini baca di Kompasiana, beliau sudah menerbitkan buku lagi, kumpulan tulisan-tulisannya di media sosial (Kompasiana)  yang diberi judul "Beranda Rasa" diterbitkan secara Indie. Wuih hebat ya, penulis ternama, bukunya banyak diterbitkan penerbit mayor..tetap laris juga bukunya meski diterbitkan secara indie. Wah menginspirasi sekali. (Aku harus mendapatkan bukunya..di dimana kucari?)
Buku motivasi dan pengembangan diri, esoterik
Bukunya yang berjudul Aplikasi Reiki dalam Penyembuhan Diri Sendiri dan Orang Lain, merupakan buku praktis yang menjadi acuan bagi praktisi reiki. Dalam buku tersebut dijelaskan sejarah reiki, apa itu reiki, cara kerja, pengetahuan tentang aura, cakra, berbagai tingkatan reiki, teknik penyembuhan menggunakan reiki dan sebagainya.

Dalam buku Meditasi : Jalan Meningkatkan Kehidupan Anda dibahas meditasi dan seluk-beluknya, Dari pengertian meditasi, manfaat meditasi, cara melakukan meditasi, sampai hasil yang didapatkan dari meditasi. Meskipun demikian, jangan berharap meditasi di sini untuk mencari kesaktian. Meditasi di sini ditujukan untuk mencapai kesuksesan hidup, salah satunya melalui visualisasi untuk mencapai tujuan hidup yang diinginkan.

Buku motivasi dan pengembangan diri, transformasi diriDalam buku Esoterik, dibahas mengenai teknik menyerap kekuatan alam. Dari konsep esoterik, manfaat, cara mempelajari esoterik, meditasi esoterik dan sebagainya. Meskipun demikian, tujuan dalam mempelajari esoterik ini pun bukan ingin menjadi orang yang sakti. Meskipun manfaat yang didapat sangat banyak setelah menguasai teknik ini, tetapi semuanya itu sebagai sarana untuk mencapai kematangan spiritual, tidak bergantung pada orang lain apalagi menjadi beban, tetapi justru siap membantu orang lain.

Jika masih penasaran, dengan isi buku-bukunya Tjiptadinata Efendi, bisa membaca sendiri. Yang jelas, buku-bukunya tersebut sangat membantu  pengembangan diri penulis dalam menghadapi kehidupan ini. Agar tetap semangat, berjiwa positif, tidak mudah menyalahkan orang lain, selalu proaktif dan siap melakukan transformasi diri. Berani bermimpi, membuat perencaan dan meka




Buku motivasi dan pengembangan diri, the power of dream
 Buku motivasi dan pengembangan diri, enlightenment

Penyebab, Akibat dan Cara Mengatasi Insomnia

Penyebab, Akibat dan Cara Mengatasi InsomniaPenyebab, akibat dan cara mengatasi insomnia perlu diketahui bagi para penderita insomnia atau bagi siapapun yang peduli dengan insomnia yang dialami oleh anaknya, suami/istri, kakak/adik maupun anggota keluarga yang lain. Dan penting juga bagi yang merasa berjiwa muda, yang merasa gagah ketika begadang tiap malam. Tetapi paginya, bangunnya kesiangan atau merasa lemas/mengantuk ketika mengikuti aktivitas di siang hari, seperti saat mengikuti kuliah.

Penulis, juga mengalami permasalahan terkait dengan insomnia ketika masih kuliah. Salah satu penyebab insomnia yaitu faktor lingkungan. Tidak terbayangkan ketika jam 12 malam bahkan jam 02.00, teman-teman kost masih asyik menonton TV, bercanda ria, bahkan lari-lari melakukan kehebohan. Kalau tidak mau ikut-ikutan, ya enak saja, bisa bangun pagi, badan seger. Tapi kalau larut dalam hiruk pikuk seperti itu dijamin lebih mudah terkena insomnia.

Penulis menyadari benar, ketika tidak ada teman di kost (misal saat libur) atau bahkan ketika sedang mudik di kampung, kesulitan tidur itu senantiasa datang. Gelisah, bingung. Kalau sudah tidur, malas bangun, badan terasa lemas dan rasa-rasa tidak enak lainnya. Solusi yang didapatkan waktu itu, bukan bagaimana mengatasi insomnia agar dapat tidur tetapi bagaimana menikmati insomnia tersebut. Tips menikmati insomnia dengan cara seperti itu entah didapatkan dari mana. Tetapi memang cukup efektif untuk mengurangi stress, merasa terbebani karena tidak dapat tidur. Justru karena mengalami kesulitan tidur bisa melakukan banyak hal di malam hari, misalnya banyak baca buku maupun sekedar menjelajah dunia maya.

Sayang sekali, solusi menikmati insomnia dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif menjadi tidak efektik ketika siang harinya harus bekerja, Rasa mengantuk yang tidak tertahan, menyebabkan penulis sering tertidur di sela-sela jam kerja. Dan tidurnya pun tidak tentu di mana. Asal ada tempat yang agak nyaman (menurut penulis), bisa segera memejamkan mata. Tentunya dengan disertai dengkuran yang dahsyat, menurut teman-teman penulis.

Beberapa waktu lalu, penulis mendapat tips baru cara mengatasi insomnia dengan cara pura-pura mendengkur. Ketika sulit tidur, penulis cukup merebahkan diri di tempat yang nyaman, mengatur napas dan mulai mendengkur. Lama-lama tidak terasa sudah tidur sendiri. Cara ini masih efektif penulis lakukan sampai sekarang.

Ketika membaca buku yang berjudul Mengenal Sebab-Sebab, Akibat-Akibat, dan Cara Terapi Insomnia yang ditulis oleh Mukhlidah Hanun Siregar, penulis mendapatkan banyak informasi penting dari pengetahuan tentang tidur, penyebab, jenis-jenis insomnia, akibat amnesia, cara mengobati/mengatasi insomnia dan banyak hal lain seputar insomnia.

Secara umum, penyebab insomnia bisa dilihat dari 3 aspek yaitu dari segi fisik, psikologi maupun lingkungan. Kondisi fisik disebabkan oleh segala kondisi yang menyakitkan atau tidak menyenangkan, sakit kepala, pengaruh obat, rasa nyeri, efek penuaan dan sebagainya. Penyebab dari segi psikologi meliputi kecemasan, ketegangan, perubahan lingkungan, depresi, rasa trauma, skizofrenia dan sebagainya. Dari segi lingkungan misalnya lingkungan sekitar yang ramai, terganggu pasangan/teman tidur, tempat tidur yang tidak nyaman dan sebagainya.

Dampak/atau akibat insomnia bermacam-macam dari yang biasa-biasa saja sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan. Insomnia berakibat pada hal-hal berikut, seperti menjadi tidak produktif, tidak fokus/kehilangan konsentrasi, sulit membuat keputusan, pelupa, mudah marah, depresi, meningkatkan resiko kematian, mudah terkena berbagai penyakit maupun memicu terjadinya kecelakaan.

Bagaimana mengatasi insomnia? Pertama, datangi dokter Anda dan konsultasikan. Kedua, hindari penggunaan obat tidur kecuali atas saran dokter. Ketiga, hindari mengkonsumsi barang-barang terlarang (minuman keras maupun narkoba). Keempat, lakukan aktivitas makan dan minum secara biasa (baik dari segi kuantitas, kualitas maupun waktunya). Kelima, atur lingkungan tidur senyaman mungkin, Keenam, cari penyebab insomnia dan atasi (misalnya karena ada masalah dengan orang lain, selesaikan dulu dijamin tidur menjadi nyaman), Ketujuh, saat mau tidur tekadkan untuk benar-benar tidur dan berelaksasilah.

Ya, kalau mau tidur pasrahkan diri ini sama yang memberi kehidupan. Tips lain agar tertidur, bacalah surat-surat pendek (bagi muslim) sampai nanti tertidur sendiri. Ada juga yang menghitung mundur dari angka 100. Ya pada dasarnya, jelilah diri kita dalam memahami insomnia yang menimpa kita. Selidiki dan atasi penyebabnya, jika mungkin. Sadari bahwa setiap manusia banyak mempunyai permasalahan. Bedanya ada yang santai menghadapi dan ada yang berlebihan sampai dibawah ke dalam tidur.

Demikianlah postingan mengenai penyebab akibat dan cara mengatasi insomnia. Semoga bermanfaat buat para pembaca semua, khususnya buat penderita insomnia dan bagi penulis sendiri.



Selasa, 17 Februari 2015

Kesalahan-kesalahan dalam Belajar Bahasa Inggris

Kesalahan-kesalahan dalam belajar bahasa Inggris
Kesalahan-kesalahan dalam belajar bahasa, khususnya bahasa Inggris banyak dialami oleh siapapun. Termasuk juga yang dialami oleh penulis. Meskipun sudah bertahun-tahun belajar, belum tentu kita dapat menguasai bahasa Inggris. Yang standar saja belum tentu menguasai, apalagi bahasa Inggris yang baik dan benar.

Salah satu faktor yang mendukung ketidakberhasilan dalam belajar bahasa Inggris adalah karena tidak menyadari kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan. Kesalahan ini bisa dilakukan dengan sengaja maupun tidak disengaja. Bisa juga karena kurang telaten dalam belajar. Misalnya saat belajar menerjemahkan. Terlalu cepat buka kamus itu merupakan salah satu kesalahan. Karena kita "malas" menggunakan logika kita dalam memperkirakan arti suatu kata/frase/kalimat. Demikian juga malas membuka kamus itu juga merupakan salah satu kesalahan.


Dalam buku yang  Agung Prihantoro, kesalahan dalam belajar bahasa Inggris tersebut meliputi kemampuan dalam membaca (reading), mendengarkan (listening), berbicara (speaking), menulis (writing), maupun menerjemahkan (translating). Sangat lengkap bukan? Meskipun demikian, adanya pembedaan dalam ke-5 pembahasan tersebut, bukan berarti kelima aspek tersebut saling terpisah. Bisa saja kesalahan dalam menerjemahkan terkait dengan membaca, bahkan dalam mendengarkan (misalnya ketika menerjemahkan dari percakapan/dialog). Kesalahan-kesalahan tersebut muncul, bukan hanya dalam pembelajaran di kelas, tetapi khususnya ketika belajar di luar kelas. Mengapa di luar kelas? Karena kebanyakan orang menghabiskan waktunya belajar di luar sekolah. Kalau di dalam sekolah/kelas kemungkinan melakukan kesalahan lebih minim karena ada pembimbingnya. Kedua, untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebagai sebuah ketrampilan, belajar berbahasa dilakukan secara kontinyu, telaten, melalui praktek dalam keseharian yang tidak bisa dilakukan di dalam kelas.

Kesalahan belajar bahasa Inggris dalam aspek membaca banyak terjadi, misalnya tidak membaca bagian pengantar atau pendahuluan daru suatu buku. Padahal melalui bagian pengantar ini kita bisa meraba-raba apa sih yang akan disajikan dalam buku/bacaan tersebut. Sehingga  mengurangi kita untuk kehilangan alur cerita dari buku tersebut. Jelas kehilangan alur cerita juga merupakan kesalahan tersendiri. Demikian juga ketika tidak menggunakan logika kita dalam membaca suatu buku/naskah kita pun bisa kehilangan alur bahkan akhirnya tidak memahami isi bacaan tersebut. Logika tersebut juga digunakan untuk membuat hubungan antara kata, frase, kata, alinea, bahkan antar bab sehingga bisa memahami maksud bacaan tersebut secara utuh. Logika ini juga digunakan untuk memperkirakan bagian-bagian yang tidak kita pahami artinya, ketimbang harus selalu menuhankan kamus.

Demikian, juga saat belajar menulis. Kita mungkin terpaku hanya memindahkan kata-kata dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Padahal jelas polanya berbeda. Kalau kita terlalu terkungkung dalam aturan berbahasa Indonesia baik dari segi sintaksis maupun semantiknya, tentunya bisa-bisa menghasilkan teks bahasa Inggris yang ke Indonesia-Indonesiaan. Selain itu, miskin kosakata (vocabulary) juga menjadi kesalahan tersendiri. Bisa-bisa teks kita ya..kosakatanya itu-itu saja. Pemilihan kata/diksi yang tidak tepat juga kita paksakan karena terbatasnya kosa kata yang kita miliki. Demikian juga, jika tidak mau belajar dari karya para penulis/pengarang berbahasa Inggris juga akan mengurangi kualitas kita dalam membuat naskah berbahasa Inggris. Intinya, kita tidak mau mengaca atau merasa puas dengan tulisan kita tanpa menyadari dibandingkan dengan para penulis dari sana, jauh sekali kualitas tulisan kita. Baik dari segi isi maupun teknik penulisannya.

Demikianlah ulasan mengenai kesalahan-kesalahan dalam belajar bahasa Inggris. Tentunya akan menghabiskan puluhan bahkan ratusan lembar kertas untuk menuliskan semuanya. Setidaknya kita mempunyai gambaran, bahwa dalam belajar berbahasa kita tidak saja belajar tanpa arah dan tujuan yang jelas. Akhirnya kecapekan dan berhenti/menyerah di tengah jalan. Ya, dengan belajar dari kesalahan-kesalahan semoga bisa membangkitkan motivasi yang sedang belajar bahasa Inggris sekaligus mempercepat proses belajarnya.

Kiat Sukses Atasi Masalah Keluarga : Ketika Anak Menginjak Remaja

Mengatasi 7 Masalah Terbesar RemajaMasalah dalam  keluarga kita akan terus bertambah dengan bertambah usia anak-anak. Semenjak anak-anak kita terlahirkan sampai akhirnya menginjak remaja, masalah-masalah tersebut seolah-olah tiada habisnya. Dari meminta sesuatu yang kita tidak bisa memenuhinya sampai ketika mereka merasa kita tidak mau mendengarkannya.

Dengan berbagai masalah dalam keluarga, terkait dengan anak kita yang beranjak menjadi remaja. Perlulah kita mengubah sudut pandang kita, yang mungkin selama ini salah dalam menilai. Bagaimana agar kita bisa bersikap positif dan senantiasa membangun komunikasi dengan anak-anak kita.

Sering kita mendengar para remaja yang beranggapan jika orang tua mereka tidak mau mendengar. Orang tua mereka tidak memahami mereka. Sampai akhirnya mereka mempercayakan banyak hal pada teman-temannya. Hal ini bukan saja semakin menjauhkan kita terhadap mereka, tetapi juga menyebabkan kita kehilangan kontrol kepada mereka. Masalahnya bukan saja karena kita sibuk dengan pekerjaan kita, tetapi juga pada kegagalan kita mendengarkan mereka. Atau terkadang kita begitu cepatnya memberikan solusi ketika anak-anak bercerita tentang masalah yang mereka hadapi ketika berada di sekolah. Padahal, bukan solusi yang diinginkan mereka. Tetapi mereka hanya sekedar membutuhkan kita sebagai pendengar saja. 

Ke-7 masalah terbesar yang dialami oleh remaja itu terangkum dengan baik dalam buku yang ditulis oleh Bobbi DePorter. Kalau Bobbi DePorter, tentunya kita sering mendengar namanya, baik lewat buku Quantum Learning, Quantum Teaching dan buku seri Quantum yang lain. Nah, kalau buku yang ini juga merupakan hasil riset, pengalaman beliau ketika mengelola SuperCamp. Ke-7 masalah yang dimaksud meliputi :
1. Hubungan yang bermasalah
2. Perasaan yang terluka
3. Citra-Diri negatif
4. Rasa takut akan perubahan besar
5. Nilai-nilai buruk di sekolah
6. Fokus yang kurang
7. Motivasi yang rendah

Ke-7 masalah yang umum dialami oleh remaja tersebut, melalui buku tersebut akan dirubah sehingga menjadi menjadi cara pandang yang luar biasa, Seperti bagaimana mengubah hubungan yang bermasalah menjadi komunikasi yang penuh percaya diri, bagaimana mengubah perasaan yang terluka menjadi penghargaan diri, Citra diri negatif menjadi pemberdayaan diri, mengubah rasa takut menjadi siap menerima perubahan, mengubah nilai buruk menjadi prestasi unggul, mengubah fokus yang lemah menjadi strategi belajar yang terorganisasi serta mengubah motivasi yang rendah menjadi pencapaian tujuan.

Ubahlah masalah menjadi tantangan. Masalah bukanlah hambatan. Masalah hanyalah sekedar tantangan yang bisa kita atasi. Mungkin seperti itu kalau boleh diringkas. Ya, perubahan sudut pandang bukan sekedar membuat kita lebih optimis dalam menghadapi sesuatu, tetapi jauh lebih dari itu. Tidak mudah bagi kita terjebak dengan solusi-solusi yang sempit. Banyak solusi, Ada alternatif ke-3, kalau Covey mengatakan.

Demikianlah postingan mengenai Kiat Sukses Atasi Masalah Keluarga : Ketika Anak Menginjak Remaja. Tentunya masih banyak kekurangannya postingan ini, Di lain waktu akan kami lengkapi dengan membahas hal-hal yang lebih teknis terkait dengan berbagai masalah yang dihadapi remaja. Terutama terkait masalah-masalah pendidikan maupun dalam berhubungan dengan lingkungannya.



Minggu, 15 Februari 2015

Berbagai Buku Pengembangan Diri dari Stephen R. Covey

Buku Pengembangan Diri dari Stephen R. CoveyBuku pengembangan diri, bagi saya, adalah salah satu buku yang sangat menarik. Saya bisa membaca buku tersebut secara berulang-ulang. Pada saat masuk kuliah, tahun 1996, saya terkagum-kagum dengan buku Stephen R. Covey dengan 7 Habits of Highly Effective People -nya, meskipun dalam

terjemahannya yang diberi judul Tujuh Kebiasaan yang Sangat Efektif. Bagi saya ini adalah buku yang luar biasa, yang mampu menginspirasi apa artinya sinergi.

Demikian juga setelah lulus kuliah dan bekerja sebagai guru. Buku karangan Covey tersebut masih saya jadikan acuan, dan saya baca kembali. Buku tersebut sangat bermanfaat sekali dalam membantu meningkatkan motivasi dan pengembangan diri, bukan saja bagi saya tapi juga bagi murid-murid saya. Permainan kecil yang sering saya lakukan ketika bicara tentang sinergi adalah dengan cara mengajak dua murid saya untukbermain panco. Barang siapa yang menang, setiap kali kemenangan akan mendapatkan hadiah, taruhlah Rp 5.000. Masing-masing saya kasih waktu 5 menit untuk mendapatkan kemenangan sebanyak mungkin.

Dengan penuh antusias keduanya saling berhadapan dan siap untuk mencari kemenangan. Betul...selamat bermenit-menit keduanya imbang. Dan dalam jangka waktu 5 menit paling hanya mendapatkan 2 kali kemenangan. Yang menang mengatakan sangat puas. Setelah itu saya memanggil salah satu siswa saya yang paling kecil dan kelihatan lemah. Kuajak dia bertanding. Awalnya dia ragu-ragu. Kumantapkan. Berhasil. Dan akhirnya dia berani menghadapiku. Teman-teman yang lain menatap tidak percaya. Seolah-olah meragukan kemampuannya. Benar. Pertandingan terjadi. Dengan mudah dia kukalahkan dalam hitungan detik. Tetapi setelah itu gantian saya yang dikalahkan. Begitu seterusnya. Sampai kami capek sendiri.

Siswa-siswa saya, akhirnya tersadar apa artinya sinergi. Apa artinya juga berpikir menang-menang.

Buku Pengembangan Diri dari Stephen R. CoveySampai sekarang pun saya, masih mengulangi membaca buku dari Covey tersebut. Bahkan buku koleksiku bertambah lagi, yaitu buku karya beliau yang berjudul Principle-Centered Leadership (diterjemahkan menjadi Kepemimpinan yang Berpusat pada Prinsip), serta buku The 3rd Alternative (diterjemahkan menjadi Alternatif ke-3) pun menghiasi rak bukuku. Sayang sekali buku sebelumnya yang berjudul The 8th Habit belum kudapatkan (meskipun aku sudah membacanya).

Tentunya, buku-buku pengembangan diri dari Covey ini tidak menjadikan diri saya untuk menutup mata dengan buku-buku yang lain. Seperti buku The Power of Dream (Kekuatan Impian) yang ditulis oleh Tjiptadinata Effendi, buku-bukunya Ipho Santosa, buku Mengikat Makna Update dari Hernowo, ESQ Power dari Ary Ginanjar Agustian, sampai buku-buku karangan Robert T. Kiyosaki menjadi bacaan yang sedap untuk dinikmati.

Ya, semoga pada postingan mendatang. Buku-buku tersebut dapat dikupas, tentunya dengan bahasa saya sendiri. Bukan review. Tetapi tulisan yang terkait dengan inspirasi yang kudapatkan, terutama dalam rangka meningkatkan pengembangan diri pribadi saya. 



Daftar Blog Saya